JAKARTA, gerbangdesa.com – Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), memuji keberhasilan Desa Wisata Nyarai di Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar (Sumbar) karena berhasil masuk sebagai Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, sebelumnya 75 besar.
“Ini wisata yang berkualitas karena berbasis konservasi,” kata Menparekraf Sandiaga saat berkunjung ke Desa Wisata Nyarai yang dilansir gerbangdesa.com melalui laman kemenparekraf.go.id, Minggu 2 April 2023,
Desa Wisata Nyarai terletak di Nagari Lilinutan Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, di kaki Barisan 1 kawasan hutan lindung.
Desa Wisata Nyarai berjarak sekitar 21 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau, dan membutuhkan waktu sekitar 40 menit dengan mobil.
Desa Wisata Nyarai terkenal dengan ekowisata sungai karena desa ini dilintasi oleh Sungai Batang Anai.
Ada beberapa tempat ekowisata di desa ini, antara lain Pemandian Lubuak Napa dan Lubuak Larangan, yang merupakan konservasi bagi spesies ikan yang dilarang menangkap ikan tanpa persetujuan tokoh adat setempat, serta beberapa tempat mancing fly fishing dan trekking.
Oleh karena itu, Sandiaga berpesan kepada masyarakat setempat untuk selalu menjaga keindahan lingkungan sekitar Desa Wisata Nyarai.
“Jangan sampai pemasaran akan keindahan alam kita menjadi tidak hijau, kita berharap bersama bisa menjadikan destinasi ini sebagai destinasi wisata kelas dunia,” saran Sandiaga.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengungkapkan, dengan dipilihnya Desa Wisata Nyarai dalam ajang ADWI 2023, pihaknya berharap program “Visit West Sumbar 2023” bisa sukses.
“Ini juga dalam rangka mendukung keinginan Menteri dan Presiden untuk menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan 1,4 miliar arus wisatawan domestik,” kata Audi. (*/fin)















