Wisata Sengon Desa Rawa Sari Tambah Spesies Pohon Langka Kalimantan

SAMPIT, gerbangdesa.com – Pemerintah Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) telah mencanangkan lahan seluas sekitar 78 hektar akan dijadikan sebagai wisata hutan sengon. Penggarapan lahan sudah berjalan sejak 2020 hingga sekarang.

Akan tetapi, baru-baru ini ada usulan wacana wisata itu tidak hanya menyuguhkan tanaman spesies sengon saja bahkan pohon lainnya. Sebab, Kalimantan ini sejak dulu hingga sekarang terdapat beragam pohon kayu bahkan sudah terbilang langka.

“Saya menyarankan agar KTH Sidodadi tidak hanya tanam sengon melainkan ada spesies lainnya supaya nantinya di wisata Rawa Sari bisa dijadikan sebagai tempat penelitian pohon-pohon langka Kalimantan,” saran Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim H. Machmoer pada saat pertama kalinya menginjakan kakinya di Desa Rawa Sari, kemarin.

Bak gayung bersambut, Kepala Desa Rawa Sari Sigit Pranoto menyambut baik saran tersebut. Dia mengaku senang karena wacana wisata sengon dan embung itu tidak hanya sebatas ada dukungan berupa tanam bibit pohon dan pembangunan fisik pendukung lainnya.

Sedangkan disisi lainnya, adanya masukan yang sipatnya membangun demi kemajuan dan pembangunan di desa kedepannya terutama dalam rangka persiapan Desa Rawa Sari menuju desa wisata yang diperkirakan terlaksana 2024 mendatang.

“Saran kepala dinas kami sambut baik karena dengan adanya spesies pohon lainnya yang ditanam di KTH Sidodadi tentunya kedepannya di wisata akan menjadi lokasi penelitian karena pohon itu sudah mulai langka,” kata Sigit.

Ada beberapa spesies pohon kayu yang dianggap sudah mulai langka di Kalimantan yakni,

1.      KAYU ULIN

Pohon ulin ini tingginya bisa mencapai sekitar 35 meter berdiameter 100 centimeter. Warna kulit luar coklat kemerahan hingga berubah menjadi coklat tua.

2.      KAYU MERANTI

Pohon meranti ini ada beberapa spesies yakni, kuning, merah dan putih.

3.      KAYU MERBAU

Pohon merbau ini tumbuh dengan ketinggian sekitar 40 meter berdiameter 100 centimeter. Warna kulit luar kelabu atau coklat muda tergantung umur tanam.

4.      KAYU KAPUR

Tinggi pohon kayu kapur antara 35-45 meter dan berdiameter 80 centimeter. Warna kayu merah atau coklat dan biasanya spesies kayu ini digunakan untuk industri mebel karena mudah dipotong.

5.      KAYU BALAU

Pohon kayu spesies yang satu ini tingginya 20 meter dan berdiameter 160 centimeter bahkan bisa lebih besar. Warna kulit kayu coklat muda atau kuning.

6.      KAYU KERUING

Jenis kayu ini juga sudah sangat familiar. Pohon kayu keruing ini tingginya bisa mencapai 50 meter berdiameter 100 centimeter bahkan bisa lebih. Warna kulit pohon kelabu, merah dan coklat.

Terkait ketersediaan bibit-bibit pohon langka ini, tentunya KTH Sidodadi Desa Rawa Sari sangat berharap melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) maupun DLH Kotim untuk menyediakannya, supaya apa yang telah dirancang dan terprogram bisa tercapai dan berjalan sesuai rencana. (fin/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post