Sayang Dibuang, Limbah Nanas Dapat Diubah Jadi Pakan Ternak Ruminansia

JAKARTA, gerbangdesa.com – Buah nanas merupakan salah satu komoditas pertanian utama di Indonesia yang menjadikan negara kita peringkat 9 dunia sebagai produsen nanas. Bahkan nanas menjadi komoditas buah unggulan dengan ekspor tertinggi sebesar 236.226 ton pada 2019.

Salah satu daerah di Kabupaten Kampar, Riau yang juga merupakan produsen buah nanas adalah Desa Kualu Nanas sejak 2001. Sekitar 2886 buah nanas per hektare dipanen dalam waktu satu bulan.

“Limbah nanas ini sayang jika hanya dibuang begitu saja ditepi kebun. Padahal jika kita lihat komposisi nutrisinya, kulit nanas, mahkota, daun dan bonggolnya bisa dijadikan sebagai pakan ruminansia salah satunya sapi dengan pengolahan yang tepat,” ujar Bu Prima.

Pembuatan pakan ternak dari limbah nanas ini dilakukan 3 tahapan yaitu:

Pertama, penjemuran limbah di bawah terik matahari

Kedua, penggilingan menjadi remahan-remahan

Ketiga, pencampuran dengan konsentrat berupa EM4 dan Molase.

Setelah itu bisa langsung disimpan 3 sampai 4 hari untuk proses fermentasi dan langsung dapat diberikan kepada ternak.

Pemanfaatan limbah kulit nanas sebagai pakan ternak utama pada ternak ruminansia dapat memberikan nilai tambah serta dapat mendorong berkembangnya usaha ternak, kemudian dapat memacu produksi daging sapi ternakan. (*)

Sumber : okezone.com

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post