GERBANGDESA.COM, Sampit – Perubahan arus lalu lintas di kawasan Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bukan sekadar persoalan pengalihan akses jalan.
Di balik kebijakan tersebut, terdapat pembangunan pagar Runway End Safety Area (RESA), fasilitas yang berkaitan dengan keselamatan di ujung landasan pacu.
Untuk mendukung pekerjaan itu, Jalan Tjilik Riwut di ujung runway 13 mulai ditutup permanen pada Kamis (22/10/2026), dengan pembangunan pagar ditargetkan rampung pada November 2026.
Bupati Kotim Halikinnor menjelaskan, pemerintah daerah telah membeli lahan untuk pengembangan bandara, kemudian menghibahkannya kepada Kementerian Perhubungan.
“Pembangunan pagar keselamatan membutuhkan area jalan tersebut, sehingga penutupan permanen tidak bisa dihindari,” ujarnya saat meninjau langsung penutupan jalan secara permanen, Kamis sore (22/10/2026).
Penataan akses tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan fasilitas bandara.
Meski jalur lama tidak lagi dapat dilalui, pemerintah telah menyiapkan rute alternatif berdasarkan jenis kendaraan.
Kendaraan ringan dan bus antarkota dalam provinsi (AKDP), termasuk Damri, diarahkan melalui Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto untuk menuju pusat Kota Sampit maupun Palangka Raya.
Sementara itu, truk kontainer, angkutan minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO), dan kendaraan ekspedisi jenis Fuso dialihkan melalui Jalan Lingkar Utara. Jalan Bengkirai disiapkan sebagai jalur alternatif bagi kendaraan roda dua.
Sebelum kebijakan tersebut diberlakukan, uji coba pengalihan arus telah dilaksanakan pada 8-11 Oktober 2026.
Pemerintah daerah berharap pengaturan ini membantu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama pembangunan berlangsung.
Halikinnor juga menyampaikan bahwa jalur alternatif disiapkan agar aktivitas warga tetap berjalan.
“Kami sudah menyiapkan jalur alternatif agar masyarakat tetap bisa beraktivitas. Pengguna jalan tinggal menyesuaikan rute dengan jenis kendaraannya,” tegas Bupati dua periode itu.
Halikinnor juga mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Pembangunan pagar RESA di kawasan ujung landasan Bandara H. Asan Sampit ditargetkan selesai November 2026,” pungkasnya. (sgt/fin)














