Gerbang Desa – Bukit Jalungga terletak di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah. Bukit dengan ketinggian sekitar 149 meter di atas permukaan laut, letaknya berada ditengah-tengah hamparan perkebunan kelapa sawit.
Letak Bukit Jalungga sebenarnya tidak jauh dari permukiman penduduk yang ada di Desa Jihing, bahkan dianggap sangat dekat dengan perbatasan antara Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah dengan Provinsi Kalimantan Barat.
Bukit Jalungga itu apabila dilihat dari bawah ke atas bukit ditumbuhi pepohonan rindang, sedangkan di puncak bukit terhampar bebatuan sedimen berwarna kehitaman.
Siapa sangka, ternyata di puncak bukit Jalungga itu terdapat kolam atau yang biasa disebut sumur abadi. Lubang sumur itu berdiameter kecil dan sangat dalam, anehnya ada di atas bebatuan. Sumur itu diberinama sumur abadi karena dianggap warga setempat sebagai sumur bidadari untuk mandi.
Uniknya, meskipun musim kemarau, air di dalam sumur tersebut airnya tidak pernah kering walaupun dimanfaatkan beberapa kali. Hal inilah, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan ke puncak Bukit Jalungga.
| Bupati Sukamara Windu Subagio berkunjung ke sumur abadi bidadari. foto – beritasampit.co.id |
Hanya saja, keberadaan sumur abadi bidadari yang dianggap menyimpan sejuta misteri, belum dikelola dengan baik oleh Pemerintah Desa Jihing. Misalnya, membuat pagar pembatas dan pengamanan agar sumur itu tetap terawat dengan baik.
“Konon air di dalam cekungan batu itu (sumur) tidak pernah kering walaupun pada saat musim kemarau,” kata Kepala Desa Jihing Ali Suanto, kemarin.
Mengingat Bukit Jalungga sudah ditetapkan sebagai desa wisata, Pemerintah Desa Jihing telah mengagendakan setiap bulan untuk menampilkan berbagai pertunjukan seperti, kesenian kuda lumping dan reog serta kegiatan adat basasugu.
Selain itu, festival baigal (joget), begandang (tabuh gendang), lomba menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia hingga menggelar festival band.
Disisi lainnya, pemerintah desa rencananya akan membangun kolam renang dan wahana bermain. Sebab, wisatawan yang datang tidak hanya penduduk lokal bahkan wisatawan dari Provinsi Kalimantan Barat. (gd-min)















