GERBANGDESA.COM, Sampit – Desa Samuda Kecil menjadi pusat perhatian masyarakat Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 tingkat kecamatan.
Kegiatan yang berlangsung 24-27 Juni 2026 ini menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qur’ani dengan mengusung tema “Membangun Generasi Qur’an yang Berakhlak Mulia, Berdaya Saing di Bumi Mentaya.”
Ketua Panitia MTQ ke-57 MHS, Rejeli, menyampaikan sebanyak 185 kafilah dari 8 desa dan 2 kelurahan turut ambil bagian dalam ajang tersebut.
Para peserta mengikuti sejumlah cabang perlombaan yang tidak hanya menguji kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga pemahaman serta kreativitas dalam bidang keislaman.
“MTQ ini menjadi wadah untuk menggali potensi putra-putri terbaik di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi Qur’ani yang memiliki kemampuan, karakter, dan akhlak yang baik,” ujar Rejeli yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Samuda Kecil, Kamis (25/6/2026).
Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan, di antaranya Khat Mushaf dan Kontemporer, Hafalan Al-Qur’an 1 Juz, 5 Juz, dan 10 Juz beserta tilawah, KTIQ, Seni Baca Al-Qur’an tingkat anak-anak, remaja, dan tartil, Syarhil Qur’an, serta Fahmil Qur’an.
Para juara nantinya akan direkomendasikan menjadi wakil Kecamatan MHS pada ajang MTQ tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sementara itu, mewakili Bupati Kotawaringin Timur, Staf Ahli Setda Kotim Muslih mengapresiasi pelaksanaan MTQ di Kecamatan MHS yang dinilainya konsisten digelar hampir setiap tahun.
Ia berharap kecamatan lain juga dapat melaksanakan seleksi dan pembinaan serupa sebagai persiapan menghadapi MTQ tingkat kabupaten.
“MHS merupakan salah satu kecamatan yang dikenal memiliki masyarakat religius. Pelaksanaan MTQ ini menjadi bukti komitmen dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun generasi yang berakhlak dan memiliki daya saing,” tandasnya. (fin/fin)















