GERBANGDESA.COM, Sampit – Momentum Hari Buruh Internasional dimaknai berbeda oleh jajaran Polsek KPM dengan menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama para porter di Pelabuhan Penumpang Sampit, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh keakraban ini menjadi wadah silaturahmi antara aparat kepolisian dan para pekerja pelabuhan. Suasana hangat terasa saat para peserta mengikuti doa bersama serta sesi dialog terbuka.
Kapolsek KPM, Ipda Ahmad Zaenal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap para porter yang selama ini berperan penting dalam menjaga kelancaran aktivitas di pelabuhan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan mereka sangat berarti. Selain itu, melalui kegiatan ini kami juga ingin terus mempererat hubungan baik yang sudah terjalin,” ujarnya.
Dalam sesi curhat, perwakilan komunitas porter, Yan Paul, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian serta pengelola pelabuhan. Ia juga mengungkapkan harapan rekan-rekannya terkait kebutuhan perlengkapan kerja, khususnya sepatu keselamatan agar lebih aman dan seragam saat bertugas.
Menanggapi hal tersebut, pihak PT Dharma Lautan Utama dan PT Pelni menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti usulan tersebut, dengan catatan adanya pengajuan resmi dari komunitas porter.
Selain dialog, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan berupa paket sembako kepada para porter sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sebelum acara berakhir, pihak kepolisian turut mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan kerja serta mematuhi standar operasional dalam menjalankan tugas. Para porter juga diimbau untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pelabuhan.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara aparat, pekerja, dan pihak terkait diharapkan semakin kuat, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan harmonis di kawasan Pelabuhan Sampit. (*/f)
Sumber TintaBorneo.com















