Pemkot Tanjungpinang Genjot UMKM Kuliner Naik Kelas, Pemetaan Jadi Kunci Tembus Pasar Global

GERBANGDESA.COM, TanjungPinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mulai menyusun langkah strategis untuk memperkuat sektor UMKM kuliner dengan melakukan pemetaan usaha berdasarkan skala dan potensinya. Upaya ini dilakukan guna memastikan program pembinaan dan dukungan pemerintah lebih tepat sasaran.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 10 ribu pelaku UMKM kuliner di wilayah tersebut. Namun, sebagian besar belum terklasifikasi secara jelas, sehingga menyulitkan pemerintah dalam memberikan intervensi yang efektif, baik dalam hal permodalan, peningkatan kapasitas, maupun akses pasar.

Menurutnya, UMKM memiliki peran vital dalam menopang perekonomian daerah, terutama karena struktur ekonomi Tanjungpinang tidak bergantung pada sumber daya alam. Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak, sektor ini dinilai menjadi motor utama dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan. Diperlukan dukungan menyeluruh, mulai dari akses pembiayaan, pendampingan berkelanjutan, hingga strategi pemasaran yang mampu menjangkau pasar nasional bahkan internasional.

Selain itu, Pemkot mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai kekuatan utama produk UMKM. Komoditas khas seperti hasil laut dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, baik dalam bentuk makanan olahan maupun produk khas daerah.

Para pelaku usaha pun berharap adanya dukungan konkret, terutama dalam hal teknologi produksi. Salah satu kebutuhan yang disoroti adalah mesin pengemasan modern dan teknologi sterilisasi, yang dapat meningkatkan kualitas serta daya tahan produk tanpa bahan pengawet.

Di sisi lain, tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah pemasaran dan distribusi ketika produksi mulai meningkat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor swasta dinilai sangat penting.

Sebagai bagian dari solusi, sektor perbankan turut menghadirkan platform digital yang membuka akses UMKM ke pasar ekspor. Melalui sistem ini, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan, kemudahan perizinan, hingga peluang bertemu dengan pembeli dari berbagai negara.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Tanjungpinang optimistis UMKM kuliner lokal dapat berkembang lebih pesat, naik kelas, dan mampu bersaing di pasar global, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif. (*/f)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post