Polisi Amankan Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Mahasiswi Unhas

SULSEL, gerbangdesa.com – Mahasiswi Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), Masra (20) tewas dibunuh kekasihnya, Joshua (24) karena sedang hamil 4 bulan. Penyerang ditangkap sehingga dia bertanggung jawab atas tindakannya.

Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib mengatakan penyerang adalah pacar korban. Ia mengungkapkan bahwa Joshua adalah pelaku yang membunuh korban. “Kami simpulkan ada orang berinisial RJ, dia adalah pacar korban yang patut kami duga sebagai pelaku pembunuhan tersebut,” kata Kombes Ngajib kepada wartawan di Polsek Tamalanrea, Senin (16/6/2023).

Menurut Ngasib, pelaku tega membunuh korban karena ingin menggugurkan kandungan kekasihnya. Otopsi juga menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan pihak rumah sakit dan otopsi oleh pemeriksa medis, ditemukan beberapa luka yang diduga kekerasan, antara lain mata di pipi kiri dan belakang kepala menunjukkan tanda-tanda kekerasan. ” kata Ngasib.

Ngajib juga mengungkapkan, korban sedang hamil 4 bulan. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk narkoba, yang ditemukan di lokasi kejadian.”Kemudian juga dari hasil otopsi ditemukan adanya janin berusia 4 bulan di dalam tubuh korban. Ada beberapa barang bukti, antara lain baju korban, kemudian ada beberapa narkoba di TKP,” ujar Ngajib.

“Menurut keterangan pertama, alasannya obat itu diambil dari obat yang dimiliki korban. Ini dari pelaku yang ingin menggugurkan janin di tubuh (korban),” tambah Ngajib. Diketahui, kasus ini diungkap beberapa tetangga wisma korban yang menduga tangki air tak bisa diisi pada Sabtu (6/10) malam. Dua saksi bernama Hikma dan Jannah memeriksa kamar korban.

“Menurut saksi tangki air di Wisma tidak mau penuh, sehingga saksi memeriksa kamar korban dan mendengar suara air yang masuk ke kamar mandi,” kata Aipda M Khalil. Kondisi tersebut membuat saksi segera memanggil korban. Namun karena korban tidak bereaksi, maka saksi membuka ruang tamu korban dan melihat korban terbaring telentang.

“Saksi melihat tangan korban membiru dan memar, wajah korban membiru dan bibirnya menghitam dan memar serta berbusa darah kering dari mulut dan hidungnya,” katanya. Kedua saksi kemudian menghubungi teman dekat korban. Korban Masra dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar.

(*/ary)

sumber : detik.com

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post