Setengah UMKM Jogja Belum Go Digital, Kendala Teknologi Jadi Tantangan Utama

GERBANGDESA.COM, Yogyakarta – Perkembangan era digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan pola pemasaran yang lebih modern. Di Kota Yogyakarta, penggunaan visual produk dan strategi branding kini menjadi faktor penting agar usaha mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar.

Namun, dari puluhan ribu UMKM yang telah terdata, baru sekitar separuh yang benar-benar memanfaatkan potensi digital secara maksimal. Hal ini menjadi perhatian dalam kegiatan pelatihan bertema strategi visual dan branding yang diselenggarakan oleh PT BPR Bank Jogja (Perseroda).

Kepala Bidang UMK Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta, Bebasari Sitarini, menjelaskan bahwa branding bukan sekadar tampilan, tetapi juga identitas produk yang mampu membangun kepercayaan konsumen. Dengan visual yang menarik, produk UMKM akan lebih mudah dikenali dan diminati pasar luas.

Meski begitu, tantangan terbesar masih datang dari keterbatasan kemampuan teknologi, khususnya bagi pelaku usaha yang belum terbiasa dengan platform digital. Tidak sedikit yang masih kesulitan mengikuti perkembangan, bahkan cenderung menginginkan hasil cepat tanpa melalui proses adaptasi.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah bersama berbagai pihak menggencarkan program pendampingan. Kolaborasi dilakukan dengan mahasiswa serta institusi pendidikan guna membantu UMKM memahami pentingnya desain visual, pemasaran digital, hingga pengelolaan media sosial.

Selain itu, pelaku UMKM juga didorong untuk melibatkan generasi muda di lingkungan sekitar agar dapat membantu proses digitalisasi, seperti berjualan di marketplace atau aktif di media sosial.

Dukungan juga datang dari sektor perbankan. PT BPR Bank Jogja menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga mendampingi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas pemasaran. Visual produk yang menarik dinilai menjadi pintu awal dalam menarik perhatian konsumen di era digital saat ini.

Pada tahun 2026, Bank Jogja menargetkan penyaluran kredit hingga ratusan miliar rupiah guna mendukung pengembangan UMKM, termasuk program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor keuangan, diharapkan pelaku UMKM di Yogyakarta mampu meningkatkan daya saing dan tidak tertinggal dalam transformasi digital yang terus berkembang. (*/f)

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post