Tiga Desa Tertahan Siltap, Pencairan Dipastikan Usai Lebaran

GERBANGDESA.COM, Indramayu – Tiga pemerintah desa di Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Desa Bongas, Desa Kertajaya, dan Desa Cipaat harus menunda harapan pencairan Penghasilan Tetap (Siltap).

Dana yang seharusnya menjadi hak aparatur desa itu dipastikan baru dapat direalisasikan setelah Hari Raya Idul Fitri akibat keterlambatan proses administrasi.

Kondisi ini menempatkan aparatur desa dalam situasi menunggu tanpa kepastian. Salah satu pamong desa mengungkapkan bahwa pengajuan sebenarnya telah dilakukan, namun hasil koordinasi terakhir menunjukkan pencairan tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Kami sudah mengajukan dan menanyakan langsung, tapi jawabannya pencairan kemungkinan setelah Lebaran,” ujarnya dikutip dari cuplikcom, Rabu (18/3/2026).

Keterlambatan tersebut dipicu oleh molornya pengumpulan berkas dari ketiga desa. Pihak kecamatan sebelumnya telah menetapkan tenggat waktu pengajuan, namun dokumen dari desa-desa tersebut masuk melewati batas yang ditentukan, sehingga tidak dapat diproses dalam tahap pencairan saat ini.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Bongas, Yanto, menjelaskan bahwa berkas dari Desa Cipaat bahkan baru diterima pada hari terakhir setelah mendekati batas waktu, sementara proses verifikasi tidak bisa dilakukan segera.

“Berkas masuk, tetapi sudah melewati waktu rekap. Akibatnya tidak bisa langsung diverifikasi,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa secara teknis dokumen dari ketiga desa tersebut sudah lengkap dan tidak memerlukan revisi. Namun, konsekuensi dari keterlambatan tetap tidak dapat dihindari.

“Berkas sudah sesuai, tapi karena melewati deadline, pencairannya harus menunggu tahap berikutnya setelah Lebaran,” tegas Yanto.

Di luar persoalan tersebut, hambatan administratif juga diperparah oleh kesiapan sistem di tingkat desa.

Proses input APBDes ke dalam Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) menjadi faktor penting yang turut menentukan kelancaran pengajuan, sehingga keterlambatan serupa berpotensi terjadi jika tidak segera dibenahi.  (*)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post