GERBANGDESA.COM, Sampit – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Nino Adrianto, melakukan kunjungan ke SMP Negeri 7 Cempaga, Kecamatan Cempaga, Kamis (6/11/2025). Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan sekaligus membawa mobil perpustakaan keliling sebagai upaya mendekatkan akses baca kepada peserta didik.
Kehadiran mobil perpustakaan keliling disambut antusias, terutama oleh siswa-siswi kelas VIII. Berdasarkan informasi pihak sekolah, seluruh peserta didik kelas VIII mendapatkan tugas untuk memilih dan merangkum buku yang mereka baca dari dalam mobil perpustakaan tersebut. Setelahnya, mereka diminta membacakan kembali rangkuman itu di depan kelas sebagai bentuk pembelajaran literasi aktif.
Selain menyapa siswa, Nino juga berkesempatan melihat langsung kondisi ruang perpustakaan sekolah. Saat memasuki ruangan, ia mendapati sebagian besar buku tidak lagi tersusun di rak, tetapi diletakkan di lantai. Kondisi tersebut terjadi lantaran rak dan lemari penyimpanan telah rusak berat.
Untuk memastikan kondisi sebenarnya, pihak sekolah mengajak Nino melihat langsung bagian belakang gedung perpustakaan. Di sana tampak tumpukan rak, lemari, meja, dan kursi yang sudah tidak layak pakai dan terpaksa dibuang. Kerusakan itu membuat tata kelola koleksi buku dan kenyamanan ruang baca terganggu.
Melihat kondisi tersebut, Nino menyampaikan bahwa dinas akan menindaklanjuti temuan di lapangan sebagai bagian dari pembenahan fasilitas literasi sekolah. Menurutnya, ketersediaan sarana yang layak menjadi fondasi penting dalam mendorong minat baca di kalangan pelajar.
Sementara itu, para guru SMP Negeri 7 Cempaga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan perbaikan sarana perpustakaan, sehingga kegiatan literasi di sekolah dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Anak-anak punya minat membaca, tetapi sarana yang rusak membatasi proses pembelajaran. Kami berharap ada bantuan pengadaan rak dan perabot perpustakaan agar ruangan bisa kembali difungsikan dengan baik,” ujar salah seorang guru.
Kunjungan ini menjadi momentum evaluasi nyata terhadap kondisi fasilitas perpustakaan sekolah, sekaligus penguatan komitmen peningkatan budaya literasi di Kotawaringin Timur berjuluk Bumi Habaring Hurung ini. (fin/fin)















