GERBANGDESA.COM, Sumenep – Minat generasi muda terhadap sektor pertanian mulai menunjukkan peningkatan di Kabupaten Sumenep. Di tengah perkembangan teknologi digital, generasi Z mulai memandang pertanian bukan lagi sebagai pekerjaan tradisional semata, melainkan sebagai bidang yang dapat dikembangkan secara modern, kreatif, dan menjanjikan.
Perubahan pandangan tersebut terlihat dari cara generasi muda memanfaatkan teknologi dalam kegiatan bercocok tanam. Mereka memanfaatkan berbagai sumber informasi digital, mulai dari media sosial hingga platform pembelajaran daring, untuk mempelajari teknik pertanian yang lebih efektif dan efisien.
Melalui pendekatan ini, pertanian perlahan mengalami transformasi. Jika sebelumnya sektor ini identik dengan metode konvensional yang diwariskan secara turun-temurun, kini generasi muda mulai menghadirkan inovasi yang menggabungkan pengalaman lokal dengan perkembangan teknologi modern.
Beberapa di antaranya memanfaatkan aplikasi pemantau cuaca untuk menentukan waktu tanam yang tepat, menggunakan teknologi pertanian yang lebih ramah lingkungan, hingga memasarkan hasil panen melalui platform digital agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Fenomena tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi masa depan sektor pangan. Keterlibatan generasi muda membuka peluang bagi pertanian untuk berkembang lebih adaptif terhadap perubahan zaman sekaligus meningkatkan produktivitas.
Dengan dukungan pelatihan, akses teknologi, serta kebijakan yang mendukung, generasi Z diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pertanian di daerah. Kolaborasi antara kearifan lokal dan inovasi modern diy.(*/d)















