SAMPIT – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan warga Kelurahan Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Pada Jumat pagi, warga RT 23 RW 07 bahu membahu melakukan gotong royong membersihkan sungai kecil atau irigasi yang mengalir ke areal pertanian mereka.
Irigasi sepanjang kurang lebih 2.000 meter dengan kedalaman sekitar 100 sentimeter itu sebelumnya dipenuhi rumput air. Kondisi tersebut membuat aliran air tersumbat sehingga kerap menimbulkan banjir saat hujan deras turun, terlebih ketika Sungai Mentaya mengalami pasang.
“Kalau tidak dibersihkan, air bisa meluap sampai ke halaman rumah warga. Gotong royong ini jadi cara kami untuk menjaga lingkungan tetap aman dan pertanian bisa berjalan lancar,” ujar Ketua RW 07 Ruspandi, Jumat (19/9/2025}..
Selain mencegah banjir, kegiatan gotong royong ini juga menjadi bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan. Dengan membersihkan irigasi secara berkala, warga berharap aliran air ke sawah dan kebun tetap lancar sehingga produktivitas pertanian tidak terganggu.
Gotong royong tersebut tidak hanya melibatkan laki-laki dewasa, tetapi juga para pemuda hingga ibu-ibu yang ikut membantu dengan cara sederhana, seperti menyiapkan konsumsi dan mendukung kebutuhan di lapangan.
Semangat kebersamaan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa budaya gotong royong masih menjadi andalan utama masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan. (fin/fin)















