GERBANGDESA.COM, Nusantara – Pemerintah menargetkan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai beroperasi penuh pada 2027 setelah sebelumnya difungsikan secara terbatas pada sejumlah momentum tertentu. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa kesiapan operasional menyeluruh masih menunggu penyelesaian seluruh segmen utama yang kini dalam tahap akhir pembangunan.
Selama ini, ruas tol IKN telah beberapa kali dibuka secara fungsional, khususnya saat periode libur besar seperti Natal, Tahun Baru, dan Lebaran. Namun, penggunaan tersebut masih bersifat situasional dengan pembatasan tertentu. Pemerintah memastikan, pada 2027 mendatang, akses jalan tol akan dibuka secara penuh tanpa pembatasan waktu.
Pengelolaan jalan tol ini nantinya akan mengikuti skema umum yang berlaku di Indonesia, yakni melalui Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Skema tersebut dinilai mampu menjamin operasional yang profesional sekaligus menjaga keberlanjutan layanan infrastruktur strategis nasional.
Jaringan tol IKN terdiri dari sejumlah seksi penting yang saling terhubung, mulai dari Seksi 3A Sepinggan–Karang Joang, Seksi 3B Kariangau–Simpang Tempadung, hingga Seksi 6B yang menjadi bagian dari lingkar luar kawasan IKN. Termasuk di dalamnya Jembatan Pulau Balang yang menjadi penghubung vital antarwilayah di Kalimantan Timur.
Dengan beroperasinya seluruh ruas tersebut, waktu tempuh dari Balikpapan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN diperkirakan akan berkurang signifikan, dari sekitar dua jam perjalanan melalui jalan nasional menjadi hanya 30 hingga 45 menit.
Selain pembangunan jalan tol, Kementerian PU juga tengah menuntaskan berbagai infrastruktur pendukung di kawasan IKN, seperti Istana Wakil Presiden, Masjid Negara, serta sistem sanitasi dan pengelolaan air limbah. Pemerintah menegaskan bahwa tahap pekerjaan saat ini difokuskan pada penyelesaian akhir guna memastikan seluruh fasilitas siap digunakan sesuai target.(*/d)














