GERBANGDESA.COM, Sampit – Suasana Selasa pagi (28/10/2025) di Gedung DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur tampak sedikit berbeda. Di antara lalu-lalang para pegawai dan anggota dewan, tampak sekelompok pelajar berpakaian adat Nusantara pada momen memperingati hari sumpah pemuda berjalan beriringan dengan wajah antusias. Mereka adalah siswa dan siswi kelas VII Ruang 7 SMP Negeri 4 Sampit yang tengah melaksanakan kunjungan belajar ke lembaga legislatif daerah itu.
Sebanyak 32 siswa didampingi dua guru, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Kesiswaan SMPN 4 Sampit, Hariyanti, datang bukan sekadar untuk berwisata edukatif. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran lintas mata pelajaran IPS, PPKn, dan Pendidikan Agama yang bertujuan memperluas wawasan siswa di luar ruang kelas.
“Kami ingin anak-anak belajar langsung di lapangan. Mereka bisa melihat dan mendengar sendiri bagaimana lembaga legislatif bekerja, bukan hanya membaca dari buku,” ujar Hariyanti kepada wartawan media Siber gerbang desa usai kunjungan.
Di ruang fasilitasi DPRD, para siswa mendengarkan penjelasan tentang struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi DPRD, serta proses menjadi anggota dewan. Tak sedikit dari mereka yang mengajukan pertanyaan kritis, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi tentang bagaimana suara rakyat diwakilkan di gedung tersebut.
Bagi sebagian siswa, kunjungan ini menjadi pengalaman baru yang membuka pandangan mereka tentang dunia politik dan pemerintahan. “Ternyata anggota dewan itu banyak tugasnya, tidak hanya rapat, tapi juga menampung aspirasi masyarakat,” ungkap salah seorang siswa dengan semangat.
Selain menambah wawasan, kegiatan belajar di luar kelas ini juga memberi suasana segar setelah berbulan-bulan berkutat di ruang belajar. “Anak-anak terlihat sangat bersemangat. Ini juga jadi bentuk refreshing yang tetap mendidik,” tambah Hariyanti.
Kunjungan ke DPRD Kotim ini merupakan yang pertama kali dilakukan SMPN 4 Sampit, dan pihak sekolah berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Kami ingin menjalin kerja sama berkelanjutan dengan DPRD Kotim agar pembelajaran siswa semakin bermakna dan kontekstual,” tutupnya penuh harap.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kotim, Rudianur, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran politik dan pemahaman tentang demokrasi sejak usia dini.
“Anak-anak ini adalah calon pemimpin masa depan. Mengenalkan mereka pada lembaga legislatif sejak dini adalah langkah positif agar mereka memahami bagaimana sistem pemerintahan bekerja,” ujarnya.
Rudianur juga mengapresiasi semangat para siswa yang aktif bertanya selama sesi diskusi berlangsung. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa generasi muda Kotim memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap dunia pemerintahan.
“Kami sangat senang melihat antusiasme mereka. Ini menunjukkan pendidikan kewarganegaraan benar-benar hidup di sekolah,” ucapnya.
Ia berharap, kunjungan serupa tidak berhenti sampai di sini. DPRD Kotim, kata Rudianur, terbuka bagi lembaga pendidikan lain yang ingin menjadikan gedung dewan sebagai tempat belajar terbuka.
“Kami siap mendukung kegiatan edukatif seperti ini. Semoga kerja sama antara DPRD dan dunia pendidikan terus berlanjut untuk membangun generasi muda yang cerdas, kritis, dan berkarakter,” pungkasnya. (fin/nrh)














