SAMPIT – Pemerintah Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Balai Pertemuan Desa, Selasa pagi (23/9/2025). Forum ini digelar untuk membahas serta menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026.
Kepala Desa Sei Ijum Raya, Mohammad Samsul, menegaskan Musrenbangdes menjadi wadah utama bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk merumuskan program prioritas.
“Tujuan utama Musrenbangdes adalah memastikan rencana pembangunan desa sesuai kebutuhan warga dan bisa direalisasikan melalui RKPDes 2026,” ujarnya.
Hasil Musrenbangdes menetapkan sejumlah program pembangunan yang menjadi skala prioritas RKPDes 2026. Di antaranya:
- Lanjutan pembangunan jembatan beton di Jalan Abdul Rajak – infrastruktur vital yang menjadi akses penghubung warga dan kegiatan ekonomi.
- Pembangunan kanopi di Posyandu Kasih Bunda – untuk meningkatkan kenyamanan dan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan balita.
- Peningkatan Jalan Budidaya dan Jalan Karya Murni – guna memperlancar akses transportasi serta mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan warga.
- Penambahan bibit ikan patin – bagian dari program ketahanan pangan desa dengan harapan dapat mendorong perekonomian berbasis perikanan.
Menurut Samsul, keempat program tersebut dipandang strategis karena menyentuh langsung kepentingan masyarakat di berbagai bidang, mulai dari akses transportasi, layanan kesehatan, hingga sektor ekonomi produktif.
Samsul berharap, hasil kesepakatan Musrenbangdes tidak hanya sebatas wacana, melainkan benar-benar terwujud demi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Harapan kami, semua program prioritas yang sudah disepakati bisa terealisasi agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” tandasnya.
Musrenbangdes ini dihadiri perwakilan Kecamatan MHS, perangkat desa, BPD, LPMD, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Bhabinkamtibmas, perwakilan POS TNI AL Samuda hingga perwakilan kelompok tani dan kader posyandu.
Suasana forum berlangsung partisipatif dengan berbagai masukan yang memperkaya arah pembangunan desa ke depan. (fin/fin)















