![]() |
| SDN 1 Palangan terletak di Desa Palangan, Kecamatan Kota Besi, Kotim, Kalteng. |
Gerbang Desa – Dunia pendidikan kembali dihebohkan dengan kondisi sekolah yang dianggap cukup memprihatinkan. Penyebabnya, muridnya banyak sedangkan ruang kelas yang digunakan untuk menimba ilmu pengetahuan jumlahnya kurang.
Hal itu terjadi di SDN1 Palangan, Desa Palangan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng). Jumlah ruang kelas yang tersedia hanya 5 ruang sementara rombongan belajar 6 kelas.
Ini tentunya tidak hanya berdampak pada mental murid bahkan para tenaga pendidik. Sebab, mereka terpaksa ada yang mengajar siang dikarenakan muridnya ada masuk pagi dan siang secara bergantian.
“Murid kelas 1 dan 4 bergantian menggunakan ruang kelas, murid kelas 1 masuk pagi sedangkan murid kelas 4 masuk siang. Ini dampak dari sekolahan kami yang memang kekurangan ruangan kelas,”kata Kepala SDN 1 Palangan Tagas, kemarin.
Meskipun SDN 1 Palangan kekurangan ruang kelas, proses belajar mengajar tetap berjalan normal. Hanya saja, saat menerima pelajaran tidak sama dengan murid yang menerima pelajaran di saat pagi. Alasannya, daya otak anak usia sekolah dasar ketika siang jauh menurun sehingga ketika menerima pelajaran tidak sepenuhnya mampu terserap dengan baik.
Disisi lainnya, pihak sekolah sudah berupaya mengusulkan melalui dinas pendidikan setempat maupun anggota DPRD Kotim khususnya Dapil 4 bidang pendidikan supaya bisa memperjuangan untuk penambahan ruang kelas.
Hingga saat ini, usulan itu belum ada respon bijak sehingga generasi penerus yang mengecapkan pendidikan di SDN 1 Palangan dengan aman dan nyaman seakan-akan terabaikan.
Sedangkan usulan yang diharapkan kepala sekolah, tenaga pendidik, peserta didik maupun wali murid di SDN 1 Palangan tepatnya berada di depan kantor Desa Palangan itu hanya 1 ruang kelas.
“Mau bagaimana lagi, begitulah kondisi sekolahan kami untuk saat ini. Semoga saja ada yang peduli dengan generasi anak bangsa sesuai dengan yang diamanahkan dalam undang-undang,” kata Tagas. (gd-min)
















