SAMPIT – Kepala Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Mohammad Samsul, mengapresiasi langkah nyata sejumlah instansi pemerintah daerah yang menyalurkan berbagai program pembangunan di desanya. Sedikitnya lima dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, telah memberikan perhatian terhadap peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Menurut Samsul, lima dinas tersebut masing-masing ialah Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta Dinas Kesehatan. “Ini bentuk sinergi nyata antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan,” ujarnya, Senin (6/10/2025).
Dinas Pendidikan Kotim disebut telah merealisasikan rehabilitasi SDN 3 Sei Ijum Raya serta mengusulkan penambahan ruang baru untuk PAUD Harapan Bunda. Program ini diharapkan mampu memperkuat sarana belajar bagi anak-anak usia dini dan sekolah dasar.
Sementara itu, Dinas PUPR Kotim berperan dalam kegiatan rehabilitasi sungai, yang dinilai penting untuk menjaga lingkungan dan mengurangi risiko banjir di sekitar permukiman warga.
Dari sektor ekonomi, Dinas Perikanan Kotim juga turut berkontribusi melalui program pemberian bibit ikan bagi masyarakat desa sebagai upaya mendukung ketahanan pangan. Program ini telah diusulkan untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Adapun Dinas Pertanian dan Peternakan Kotim menyiapkan pembagian bibit kelapa unggul guna mendukung peningkatan hasil perkebunan warga. Sedangkan Dinas Kesehatan Kotim telah membangun kanopi teras di Posyandu Kasih Bunda, sebagai fasilitas penunjang layanan kesehatan ibu dan anak di desa tersebut.
Samsul menegaskan, sebagian program sudah terlaksana sepanjang tahun 2025, sementara sebagian lainnya akan dikerjakan pada tahun 2026. “Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Harapannya, program yang sudah berjalan ini terus berlanjut dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tutur Samsul.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas dinas ini menjadi contoh nyata kolaborasi yang produktif. “Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, desa kami bisa lebih cepat berkembang,” pungkasnya. (fin/fin)















