SAMPIT, gerbangdesa.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Sanggul L Gaol menilai di kabupaten ini kemungkinan besar tidak ada pergerakan sekelompok masyarakat yang mengarah pada radikalisme.
“Jikapun hal itu benar-benar ada di kabupaten ini, kami mengharapkan kepada organisasi masyarakat untuk sama-sama mengawasinya, tujuannya itu sudah sangat jelas berbeda,” kata Sanggul dalam Peran Serta Ormas di Kotim menjelang Pemilu dan Pilkada tahun 2024, baru-baru ini.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan di kabupaten yang berjuluk kota Mentaya ini ada pergerakan masyarakat yang menginginkan perubahan secara ekstrem, namun, kata Sanggul, tidak terlalu aktif melakukan pergerakan.
“Kami harapkan segera laporkan apabila ada pergerakan radikalisme, laporannya disampaikan langsung kepada pemerintah daerah dalam hal ini Kesbangpol, karena kami yang bisa menindaklanjutinya,” ujar mantan Kepala DLH Kotim ini.
Lebih jauh Sanggul menyampaikan bahwa hingga kini kondisi di Kotim dalam keadaan aman dan kondusif. Namun, diharapkan organisasi masyarakat tetap aktif ikut mengawasi di lapangan jika ada menemukan pergerakan yang mengarah pada radikalisme.
“Berdasarkan pantauan Kesbangpol, radikalisme di Kotim itu tidak ada, memang ada kami temukan sekelompok masyarakat namun tidak terlalu aktif pergerakannya,” tandasnya. (fin/fin)















