GERBANGDESA.COM, Nusantara – Pembangunan Ibu Kota Nusantara terus menarik minat investor. Menjelang Lebaran 2026, Otorita IKN berhasil mengamankan komitmen investasi baru senilai Rp1,275 triliun melalui penandatanganan tiga perjanjian kerja sama serta dua adendum strategis pada Senin (16/3/2026). Investasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perkotaan di ibu kota baru Indonesia.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa investasi kali ini difokuskan pada sektor pendukung kehidupan perkotaan seperti perhotelan, logistik, hunian, hingga restoran. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat dibutuhkan seiring meningkatnya aktivitas di kawasan IKN, termasuk operasional sekolah serta pembangunan kawasan pemerintahan baru.
Investasi tersebut melibatkan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara. Kehadiran investor ini menunjukkan kolaborasi antara pelaku usaha lokal Kalimantan dan mitra internasional dalam mendukung percepatan pembangunan IKN.
PT Oceans Resto Nusantara yang berbasis di Balikpapan berencana membangun restoran di kawasan IKN mulai kuartal II 2026. Sementara itu, PT Starbright International Investment yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group dari China akan mengembangkan proyek apartemen suite, area ritel, dan perkantoran dengan rencana peletakan batu pertama pada kuartal II 2027.
Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyatakan optimismenya terhadap potensi pembangunan IKN. Ia menilai proyek ibu kota baru Indonesia memiliki prospek besar dan diyakini mampu menarik lebih banyak investor global di masa mendatang.
Selain kerja sama investasi baru, Otorita IKN juga menandatangani adendum perjanjian dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai penyesuaian terhadap putusan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024, sekaligus memastikan pembangunan IKN tetap berjalan sesuai koridor hukum serta memberikan kepastian bagi para investor.(*/d)















