Hujan Belum Jamin Kotim Aman, Status Darurat Karhutla Diperpanjang

GERBANGDESA.COM, Sampit – Hujan yang mengguyur Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, belum sepenuhnya mengakhiri ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Meski kabut asap mulai menipis, sejumlah titik api masih harus ditangani, terutama di kawasan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotim memperpanjang status tanggap darurat karhutla dan kekeringan hingga 15 November 2026, dari jadwal semula yang berakhir 30 Oktober.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, keputusan itu diambil setelah evaluasi bersama instansi terkait di Ruang Pusdalops BPBD Kotim, Kamis (29/10/2026).

Ia menegaskan, turunnya hujan belum bisa dijadikan patokan bahwa seluruh wilayah rawan kebakaran telah aman.

“Berbagai pertimbangan itulah yang membuat kita mengupayakan untuk memperpanjang status tanggap darurat, dari tanggal 31 Oktober sampai dengan 15 November,” ujarnya.

Sejumlah titik api, termasuk di wilayah utara Kotim, masih menjadi perhatian tim gabungan yang terus melakukan pemadaman dan pemantauan.

Halikinnor mengingatkan, lahan yang terlihat tidak lagi terbakar belum tentu bebas dari ancaman kebakaran susulan.

Bara yang tertinggal di dalam gambut dapat kembali menyala dan menghasilkan asap yang mengganggu aktivitas masyarakat.

“Saat ini kelihatannya sudah tidak ada asap, tetapi mungkin masih ada di dalam tanah gambut. Itu akan dicek terus,” katanya.

Perpanjangan status darurat diharapkan memberi waktu bagi tim gabungan untuk memastikan titik api benar-benar terkendali. (hmn/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post