Excavator Terbakar di Lahan Sawit, Peruntukan Aset Pemkab Kotim Dipertanyakan

GERBANGDESA.COM, Sampit – Terbakarnya excavator milik Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Desa Bagendang Tengah (Ramban), Kecamatan Mentaya Hilir Utara, menuai tanda tanya.

Bukan hanya soal penyebab kebakaran, keberadaan dan penggunaan alat berat tersebut juga dipertanyakan karena diduga berada di area lahan sawit milik warga.

Kepala Desa Bagendang Tengah, Untung, mengaku tidak mengetahui secara pasti keberadaan maupun pekerjaan excavator tersebut.

Ia mengatakan, informasi yang diterimanya menyebut alat berat itu digunakan untuk membersihkan lahan sawit warga.

“Saya tidak mengetahui keberadaan excavator untuk mengerjakan apa, tapi ada informasi bahwa excavator itu sedang mengerjakan lahan sawit milik warga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).

Untung mengungkapkan, sebelum terbakar, dirinya sempat melihat excavator melakukan aktivitas pembersihan lahan.

Namun, alat tersebut kemudian berhenti bekerja setelah dikabarkan mengalami kerusakan.

“Saya mendapat informasi kalau excavator itu rusak dan selanjutnya saya tidak mengetahui karena tidak ada yang melapor ke desa,” ungkapnya.

Ia menyarankan persoalan penggunaan alat berat tersebut dikonfirmasi kepada pihak terkait, termasuk Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Yephi Hartadi Feriyanto, membenarkan bahwa excavator tersebut merupakan aset pemerintah daerah dan sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan.

Menurutnya, mesin excavator sempat akan diperbaiki di bengkel karena tidak dapat ditangani di lokasi.

“Excavator itu sedang dilakukan perbaikan mesinnya, diangkut ke bengkel untuk diperbaiki. Jadi yang terbakar itu bodinya,” jelas Yephi.

Namun, Yephi mengaku tidak mengetahui secara rinci aktivitas excavator tersebut di Desa Bagendang Tengah.

Ia bahkan terkejut ketika mendapat informasi alat tersebut diduga digunakan untuk membersihkan lahan sawit.

“Memang benar excavator itu digunakan untuk pertanian, bukan untuk perkebunan sawit,” tegasnya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai siapa yang memberikan izin penggunaan, untuk kepentingan apa aset tersebut ditempatkan di lokasi, serta siapa yang bertanggung jawab atas insiden yang mengakibatkan aset milik pemerintah daerah itu terbakar. (fin/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post