GERBANGDESA.COM, Sampit – Seekor bekantan terlihat sendirian di tepi jalan kawasan Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (13/9).
Kemunculan satwa dilindungi itu menarik perhatian warga karena terjadi di jalur yang pada hari yang sama ditemukan sejumlah titik kebakaran lahan.
Satwa tersebut pertama kali terlihat Rini Al Rasyid sekitar pukul 09.00 WIB dan sempat diabadikan melalui foto serta video saat berada di atas pohon dekat badan jalan.
Rini mengaku baru pertama kali melihat bekantan dari jarak cukup dekat dalam kondisi seorang diri.
Saat kembali melintas sekitar pukul 14.00 WIB, ia mendapati beberapa titik lahan terbakar di sepanjang jalur menuju kawasan wisata Ujung Pandaran.
“Ketika kembali lewat siang harinya, saya melihat beberapa titik lahan terbakar di sepanjang jalan. Kondisinya cukup memprihatinkan,” katanya.
Meski kemunculan bekantan berdekatan dengan lokasi kebakaran, belum ada keterangan yang memastikan kebakaran tersebut menjadi penyebab satwa keluar atau terpisah dari kelompoknya.
Komandan BKSDA Pos Sampit Muriansyah mengatakan Ujung Pandaran memang merupakan habitat bekantan dan lutung abu-abu.
Berdasarkan foto dan video yang beredar, bekantan tersebut terlihat berada di sekitar tepi jalan dan diperkirakan merupakan individu jantan.
“Ujung Pandaran memang merupakan habitat bekantan dan lutung abu-abu. Kalau melihat bekantan, tidak perlu panik. Sebaiknya masyarakat menjaga jarak dan tidak mengganggunya,” ujarnya, kemarin.
Muriansyah menduga bekantan itu kemungkinan merupakan pejantan yang terpisah dari kelompok akibat persaingan dengan pejantan lain, meski dugaan tersebut masih berdasarkan dokumentasi yang beredar.
Ia meminta warga tidak berupaya menangkap atau melukai satwa tersebut karena dapat membahayakan manusia maupun bekantan.
“Menangkap bekantan secara manual sangat berisiko. Taringnya bisa menyebabkan luka serius apabila satwa merasa terancam,” tegasnya. (sgt/fin)















