Eddy-Hafid Satukan Langkah, Perjuangkan Infrastruktur dan Ekonomi Pesisir Kotim

GERBANGDESA.COM, Sampit – Sinergi wakil rakyat di tingkat kabupaten dan provinsi diperkuat untuk mendorong pembangunan kawasan pesisir Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Anggota DPRD Kotim Dapil III Eddy Mashamy bersama Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Dapil II Kotim-Seruyan, Abdul Hafid, berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar tidak berhenti dalam forum reses, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan sesuai kewenangan masing-masing.

Komitmen tersebut terlihat saat Abdul Hafid menggelar Reses Perseorangan di kediaman H. Ahmad Wahyudi, Jalan Pandawa Lima, Kelurahan Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, yang turut didampingi Eddy Mashamy.

Sejumlah aspirasi masyarakat dari Basirih Hulu, Jaya Kelapa, Makarti Jaya, Samuda Besar hingga Basirih Hilir disampaikan, mulai dari kebutuhan air bersih dan jaringan PDAM, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), normalisasi sungai, hingga ketersediaan pupuk dan BBM bagi nelayan.

Warga juga menyoroti kebutuhan siring pelabuhan serta peningkatan Jalan Pandawa Lima.

Abdul Hafid menegaskan, pengawalan aspirasi harus dilakukan secara berjenjang dengan memperhatikan pembagian kewenangan pemerintah.

“Aspirasi masyarakat jangan hanya dicatat. Harus dipetakan kewenangannya, mana yang dapat diperjuangkan melalui kabupaten dan mana yang menjadi kewenangan provinsi. Dengan sinergi seperti ini, pengawalannya bisa lebih terarah,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan yang menjadi kewenangan Pemkab Kotim dapat diperjuangkan melalui APBD kabupaten, sementara program yang menjadi kewenangan provinsi dikawal melalui DPRD Kalteng.

Ia menyebut pembangunan kawasan pesisir tidak dapat dilakukan secara parsial.
Penguatan konektivitas melalui ruas Sampit-Samuda dan Samuda-Ujung Pandaran perlu diiringi peningkatan akses listrik, air bersih, konektivitas antardesa, fasilitas pendukung nelayan serta penanganan persoalan lingkungan.

Kehadiran Eddy Mashamy dinilai penting untuk memastikan aspirasi yang menjadi kewenangan kabupaten dapat ditindaklanjuti di tingkat daerah, sedangkan kebutuhan yang membutuhkan dukungan provinsi dapat diteruskan melalui Abdul Hafid.

Eddy Mashamy dan Abdul Hafid sepakat bahwa reses harus menghasilkan tindak lanjut yang nyata bagi masyarakat.

Aspirasi perlu dipilah berdasarkan kebutuhan dan kewenangan, kemudian dikawal agar memiliki peluang masuk dalam perencanaan pembangunan.

“Tujuan akhirnya sederhana, program harus sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat. Semangat kami tetap sama, PAN bergerak dan bantu rakyat,” pungkas Hafid. (fin/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post