GERBANGDESA.COM, PONOROGO – Warga Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur protes. Penyebabnya, ada dugaan kecurangan pada saat tes seleksi perangkat desa dipusatkan di Kampus Insuri.
“Kami menduga kuat, bahwa ada kecurangan. Nama-nama pemenang atau yang lolos seleksi sudah dikondisikan terlebih dahulu, jadi tes hanya sekedar formalitas,” ucap M Usup salah seorang warga yang dilansir dari inewsponorogo.id, Jumat 8 Septembeer 2023,
Tes seleksi itu diadakan, Selasa 5 Agustus 2023. Hasilnya, ada 5 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi, mereka akan mengisi 5 formasi lowongan yang dibuka oleh pemerintah desa setempat.
Namun, hasil tersebut ada penolakan dari sejumlah warga desa atas keputusan panitia penyelenggara, lantaran adanya bukti kuat bahwa proses seleksi ini hanya akal-akalan dari panitia.
“Ada seorang pejabat Pemkab yang meminta salah seorang peserta untuk tidak ikut tes, dengan alasan tidak akan lolos, karena pemenang sudah ada,” ujarnya.
Ditempat terpisah, Camat Kauman Nur hudanrifai mengatakan, jika ada warga masyarakat yang memang keberatan atau ingin melakukan pengaduan terkait proses seleksi perangkat Desa Tegalombo, maka bisa disampaikan di masa sanggah.
“Kalau mau protes atau pengaduan, bisa dilakukan pada masa sanggah, diberi waktu selama 3 hari setelah diumumkan peserta tes seleksi yang lolos,” ujarnya.
Kemudian menanggapi adanya dugaan indikasi kecurangan, hingga nama-nama yang lolos tes seleksi sudah diketahui warga sebelumnya, camat Nur berjanji akan menindak lanjuti kalau memang ada bukti yang benar.
“Kalau memang ada pengaduan dan bukti yang jelas, maka akan kita tindak lanjuti. Namun juga tetap harus diklarifikasi serta dibuktikan secara benar,” tegasnya. (*/fin)















