SULUT, gerbangdesa.com- Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar dan calon presiden PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menghadiri acara halalbihalal di depan Kantor Walikota Manado di Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis (18 Mei 2023) siang.
Alun-alun dipenuhi warga Kota Manado yang hadir dalam acara tersebut. Beberapa dari mereka duduk di kursi di bawah tenda, beberapa berdiri di samping. Di sebelah kanan panggung acara, Anda bisa melihat baliho besar bertuliskan “Selamat Datang” Ganjar dan Nasaruddin di Provinsi Sulawesi Utara.
Pada acara tersebut, Nasaruddin bertugas memberikan ceramah atau tausiyah pada acara tersebut. Sekitar 30 menit kuliah, Nasaruddin turun dari panggung. Pembawa acara kemudian memanggil nama Ganjar untuk naik ke atas panggung untuk memberikan pidato singkatnya. Mendengar sapaan ini, Ganjar menyadari bahwa dirinya adalah orang asing. Karena dia Gubernur Jawa Tengah.
Ganjar kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Sulut yang bergembira. Ia kemudian mengucapkan selamat kepada umat Kristiani atas perayaan Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh hari ini. “Wakil Pejabat Khusus Kota Manado, saya ucapkan selamat atas berakhirnya kegiatan yang sangat menyenangkan dan membahagiakan, mohon maaf lahir dan batin. Salam untuk seluruh keluarga,” kata Ganjar di lokasi.
Setelah itu, Ganjar turun dari panggung. Saat itu, Ganjar langsung disambut masyarakat Manado yang menanti-nanti citra bersama. Banyak warga yang langsung mengeluarkan gawai dan memencet tombol kamera untuk berfoto selfie dengan Ganjar. Ganjar juga terlihat menyapa para penghuni sebelum naik ke kursi tamu di seberang panggung acara. Segera setelah Ganjar duduk di kursi tamu, acara halalbihalal pun berakhir. Ganjar, Nasarudin dan para tamu undangan meninggalkan tempat itu.
Tampak pula undangan dari kejauhan, yakni Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Mereka bertiga pun berfoto bersama di depan alun-alun. Formasi tersebut memiliki Ganjar di kiri, Nasarudin di tengah dan Olly Dondokambey di kanan. Ganjar dan Olly mengenakan jumpsuits berwarna senada berwarna putih sedangkan Nasaruddin mengenakan jas berwarna putih dan ungu. Ketiganya juga memakai warna hitam.
Patut dicatat, calon wakil presiden Ganjar Pranowo itu baru-baru ini meramalkan bahwa itu adalah masalah Nasaruddin Umar. Sementara itu, Ganjar sebagai calon presiden didukung baik oleh PDI-P maupun PPP yang kemudian memberikan dukungannya.
Sementara itu, Nasaruddin Umar mengaku tidak pernah bermimpi mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden. Hal itu dikatakannya menanggapi pertanyaan bahwa dirinya berada dalam radar cawapres Ganjari. “Ha ha ha. Saya tidak pernah bermimpi ke arah ini,” kata Nasaruddin Umar saat dihubungi, Selasa (16/5/2023).
Nasaruddin Umar mengaku hanya ingin bekerja di belakang layar. Ini karena dia lebih suka menciptakan kesejukan, kedamaian dan ketenangan di antara orang lain dan bangsa. “Prinsip saya, tidak ada prestasi nasional selain konflik dan ketegangan yang menguras energi,” ujarnya.
(*/ary)
dilansir dari: detik.com















