| Kondisi jalan kabupaten menuju Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, Kotim, Kalteng |
Gerbang Desa – Secara geografis letak Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Sampit. Namun, dari segi pembangunan dinilai masih tertinggal karena infrastuktur jalan kabupaten kurang perhatian.
Ada 2 akses jalan menuju Tinduk yang merupakan satu-satunya desa di Kecamatan Baamang ini. Pertama, melalui jalan tembus menuju ke seberang Desa Terantang. Setelah diperempatan, belok kiri Jalan Pelita. Kedua, melalui Jalan Tengko Gembo.
Jalan Tengko Gembo itu masuk wilayah Kecamatan Kota Besi yakni kecamatan tetangga dari Kecamatan Baamang. Jalan kabupaten itupun kondisinya saat ini rusak parah dan hanya mudah dilewati menggunakan kendaraan roda 2, sedangkan kendaraan roda 4 harus pikir 12 kali karena bisa amblas.
Berdasarkan pantauan penulis, kedua jalan kabupaten yang merupakan akses mudah menuju Desa Tinduk itu diperkirakan sejak tahun 2014 hingga sekarang, belum pernah tersentuh peningkatan jalan. Bahkan, terkesan dibiarkan.
Kepala Desa Tinduk Kasmudin mengeluhkan bahwa jalan kabupaten itu tidak pernah diperhatikan, sedangkan pihaknya selaku pemerintah desa hanya sebatas tambal sulam menyesuaikan dengan anggaran tersedia.
Sebab, jalan kabupaten itu bukan wewenang pemerintah desa melainkan pemerintah kabupaten setempat, sehingga desa tidak berani menganggarkan dana untuk perbaikan jalan ataupun untuk peningkatan jalan karena akan jadi temuan.
“Sudah 7 tahun kami usulkan melalui Musrenbang RKPD, jalan kabupaten terutama Jalan Pelita menuju permukiman warga desa, tidak pernah direspon. Padahal, jalan yang kami usulkan hanya Jalan Pelita,” kata kasmudin, kemarin.
Upaya untuk peningkatan Jalan Tengko Gembo menuju Desa Tinduk juga telah dilakukan Pemerintah Kecamatan Kota Besi pada saat Murenbang RKPD Kecamatan Kota Besi tahun anggaran 2020 untuk direalisasikan tahun 2021. Lagi-lagi, usulan itu juga tidak direspon.
Kalau sudah begini, mau mengadu kepada siapa lagi Pemerintah Desa Tinduk? Mereka terpaksa pasrah dan hanya bisa mengeluh, walaupun Kecamatan Baamang ada perwakilan rakyat untuk daerah pemilihan (Dapil) II Baamang-Seranau yang duduk di kursi empuk DPRD Kotim. Akan tetapi, tidak ada satupun program Pokok Pikiran (pokir) mereka yang jatuh di peningkatan jalan kabupaten menuju Desa Tinduk.
Inilah yang jadi pertanyaan serius, apakah Desa Tinduk yang merupakan desa satu-satunya di Kecamatan Baamang dianaktirikan karena kurang perhatian bagi pemangku kepentingan di Bumi Habaring Hurung tercinta ini. (gd-min)















