SAMPIT, gerbangdesa.com – Berkat adanya pendidikan dan pelatihan melalui program pembinaan yang diselenggarakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Tengah, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mampu memproduksi pakan ikan.
Seperti terlihat pada Sabtu 4 Maret 2023, para WBP di bawah bimbingan langsung Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Suhaimi, mereka terlihat sedang sibuk melakukan proses pembuatan pakan terutama untuk ikan air tawar.
Suhaimi mengatakan, para WBP ini telah memiliki keterampilan membuat pakan ikan melalui pelatihan bersertifikat dari Dinas Perikanan Kotawaringin Timur (Kotim).
“Kami selaku petugas Lapas terus memberikan bimbingan dan menyediakan bahan untuk pembuatan pakan ikan. Alhamdulillah, mereka mampu memproduksi dengan baik. Besar harapan kami keterampilan ini dapat berguna bagi para WBP kelak setelah selesai menjalani pidana di Lapas Sampit ini,” ujarnya.
Sementara itu Kalapas Sampit Agung Supriyanto mengaku bangga atas keuletan para pegawai dan WBP dalam rangka terus berusaha semaksimal mungkin meningkatkan kemampuan serta ketrampilan.
“Produksi pakan ikan air tawar ini untuk sementara waktu kami pergunakan untuk pakan ikan lele dan ikan nila yang telah dibudidayakan oleh Lapas Sampit melalui media bioflog,” ucapnya.
terkait mengenai pemasaran kedepannya, lanjut Agung, pihaknya akan berusaha memasarkan ke konsumen luar untuk menunjang kebutuhan pakan ikan di wilayah Kotim ini.
“Program pembinaan kemandirian ini kami lakukan dalam rangka menciptakan para WBP menjadi insan yang berkwalitas, terampil, mandiri dan berguna bagi dirinya, keluarga, masyarakat nusa dan bangsa,” tandasnya. (fin/fin)















