GERBANGDESA.COM, Sampit – Harapan masyarakat Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), untuk mendapatkan akses jalan yang layak hingga kini belum terwujud.
Jalan penghubung desa yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten tersebut dilaporkan masih dalam kondisi rusak berat sejak 1997 dan belum pernah tersentuh peningkatan.
Kepala Desa Soren, Subhan, mengatakan kondisi tersebut telah berlangsung puluhan tahun tanpa perubahan berarti, meski pergantian kepala daerah sudah terjadi berkali-kali.
“Jalan ini sudah ada sejak 1997, tapi sampai sekarang belum pernah ditingkatkan. Masyarakat masih harus berjuang melewati jalan rusak setiap hari,” ujarnya kepada wartawan media siber gerbang desa melalui pesan singkat, kemarin.
Ia menjelaskan, akses jalan tersebut menjadi jalur penting penghubung antarwilayah, dengan estimasi jarak sekitar 6 kilometer menuju Desa Camba dan sekitar 4 kilometer menuju Desa Simpur.
Kondisi jalan yang rusak disebut sangat menghambat aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Subhan juga menyoroti adanya kekecewaan warga terhadap janji-janji politik yang kerap muncul saat momentum pemilihan.
“Dari pemilu ke pemilu, desa kami selalu menjadi perhatian. Tapi setelah itu, kondisi jalan tetap tidak berubah. Kami hanya berharap ada realisasi, bukan sekadar janji,” tandasnya. (fin/fin)














