GERBANGDESA.COM, Sampit – Kebakaran yang melanda rumah dinas guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, beberapa hari lalu menjadi momentum bagi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk mempercepat penataan dan pengamanan aset pendidikan yang selama ini dinilai belum tertata secara optimal.
Kepala Disdik Kotim, Yolanda Lonita Fenisia, mengatakan pihaknya akan mengupayakan pembenahan pengelolaan aset yang berada di lingkungan sekolah, termasuk memperjelas status legalitas lahan yang masih belum memiliki dokumen kepemilikan yang lengkap.
“Ke depan kita akan merapikan kembali pengelolaan aset yang ada di sekitar sekolah. Ini penting agar aset milik pemerintah tetap terjaga dan memiliki kepastian hukum,” ujarnya usai penyerahan bantuan kepada korban kebakaran, akhir pekan tadi.
Menurut Yolanda, sebagian lahan di kawasan tersebut telah memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT) dan sedang diusulkan untuk penerbitan sertifikat.
Namun, masih terdapat bidang lahan hasil pemecahan yang belum diurus kembali dokumen SKT-nya.
Karena itu, pihak sekolah dan koordinator wilayah (korwil) diminta aktif berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan untuk mempercepat proses administrasi.
“Kami berharap semua pihak dapat membantu mengamankan aset ini. Jangan sampai ada lahan yang statusnya belum jelas sehingga berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.
Yolanda mengakui selama ini pengelolaan aset pendidikan masih menghadapi berbagai kendala karena data dan status aset tersebar di berbagai lokasi.
Kondisi tersebut dinilai dapat menyulitkan pemerintah dalam melakukan pengelolaan maupun pengamanan aset.
“Kalau tidak mulai kita benahi dari sekarang, ke depan akan semakin sulit mengelola aset yang kita miliki. Karena itu kami membuka ruang koordinasi seluas-luasnya dengan pihak sekolah,” tegasnya.
Ia juga berharap agar aset yang ada di lingkungan sekolah tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan. (fin/fin)















