GERBANGCDESA.COM, Tanjung Selor – Sebanyak 100 Bintara Remaja angkatan 54/58 Polda Kalimantan Utara resmi dikukuhkan sebagai Bhayangkara sejati setelah menyelesaikan rangkaian pembinaan tradisi selama kurang lebih satu bulan. Pengukuhan tersebut ditandai dengan prosesi penyiraman air bunga dan penyematan baret yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltara bersama Ibu Asuh Polwan Polda Kaltara.
Direktur Samapta Polda Kaltara, Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya, mengatakan para bintara remaja telah menjalani pembinaan sejak 1 April 2026. Selama masa pelatihan, peserta dibekali berbagai kemampuan teknis kepolisian sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lapangan.
Materi pembinaan yang diberikan meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli atau Turjawali, tindakan pertama di tempat kejadian perkara, pengendalian massa, hingga kemampuan search and rescue (SAR). Selain itu, para peserta juga mengikuti pelatihan disiplin dan pembentukan karakter guna memperkuat mental serta jiwa korsa sebagai anggota Polri.
Sebagai penutup rangkaian pembinaan tradisi, para bintara remaja menampilkan atraksi bela diri kolosal di hadapan Kapolda Kaltara. Demonstrasi tersebut menonjolkan teknik pelumpuhan tanpa melukai, serta diakhiri dengan penampilan senam kolosal yang menggambarkan kekompakan dan kedisiplinan peserta.
Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menegaskan bahwa tradisi pembaretan bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting dalam membentuk karakter dan tanggung jawab moral setiap anggota Polri. Menurutnya, baret yang dikenakan menjadi simbol kehormatan sekaligus komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan dinamika sosial masyarakat. Karena itu, setiap anggota Polri dituntut untuk bekerja secara profesional, responsif, humanis, dan tetap menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.(*/d)
Sumber: Antaranews















