6 Desa di Pulau Hanaut Masih Susah Jaringan Internet

Camat Pulau Hanaut Sufiansyah (tengah) didampingi Kades Bapinang Hilir Laut dan pendamping desa kecamatan berfoto berlatar pembangunan tower jaringan internet tahun 2021.

Gerbang Desa – Zaman digitalisasi saat ini semestinya masyarakat yang ada di 6 desa di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, sudah bisa menikmati dengan lancar jaringan internet untuk mengetahui perkembangan dunia luar.

Faktanya, hingga saat ini masyarakat yang tersebar di 6 desa tersebut masih merasa wilayahnya sangat terisolasi, terluar dan tertinggal. Padahal, di beberapa desa tetangga sudah ada berdiri tower jaringan internet.

Misalnya, di Desa Bapinang Hilir Laut, Desa Babaung, Desa Bapinang Hulu. Sedangkan 6 desa yang susah sinyal ada di Desa Rawa Sari, Desa Makarti Jaya, Desa Hantipan, Desa Bantian, Desa Serambut dan Satiruk.

“Yang sudah berdiri tower jaringan internet baru-baru ini di Desa Bapinang Hilir Laut, bahkan sudah operasional, pembangunan tower di belakang kantor desa,” ujar Camat Pulau Hanaut Sufiansyah, kemarin.

Meskipun sudah operasional, lanjutnya, jangkauan sinyal jaringan internet untuk sementara terbatas hanya 1000 meter, sehingga tidak mencapai dua desa tetangga yaitu Desa Hantipan dan Desa Bantian.

“Kedepannya, kami.harapkan jangkauan sinyal jaringan internet diperluas supaya bisa mencapai desa-desa lainya terutama yang dekat dengan Desa Bapinang Hilir Laut,” ujar Sufiansyah yang baru dinobatkan sebagai Camat definitif Kecamatan Pulau Hanaut pada Kamis, 16 September 2021.

Susah sinyal jaringan internet di wilayah Kecamatan Pulau Hanaut, diam-diam sampai juga terdengar ke telinga Wakil Ketua I DPRD Kotim Dapil III Rudianur.

Dapil III meliputi, Kecamatan Teluk Sampit, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Dia bahkan mengklaem sudah mengusulkan melalui perwakilan provider atau penyedia jasa internet agar desa yang susah sinyal segera direalisasikan dan dibangunkan tower jaringan internet.

“Kami sudah usulkan 8 tower jaringan internet, tahun ini hanya satu tower yang sudah dibangun yakni di Desa Bapinang Hilir Laut. Untuk tahun 2022 sudah kami usulkan kembali,” ucap Rudianur, kemarin.

Dia mengaku prihatin terutama untuk dunia pendidikan yang ada di Kecamatan Pulau Hanaut, terutama untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK termasuk Pendidikan Non Formal.

Menurutnya, ketika ujian nasional berbasis komputer para peserta didik merasa tidak nyaman karena harus ikut ujian ke sekolah lain yang terdapat sinyal kuat seperti di Desa Bapinang Hulu.

“Sampai kapan seperti ini,? sedangkan tuntutan zaman teknologi terus berkembang pesat, namun tidak diimbangi ketersediaam sinyal jaringan internet yang memadai khususnya di wilayah Kecamatan Pulau Hanaut,” tegas putra kelahiran Ramban, Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara ini. (gd-min)

Tags

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Tinggalkan Balasan

Related Post