GERBANGDESA.COM, Sampit – SMP Negeri 3 Sampit memperkuat komitmennya dalam membangun pendidikan berkarakter dengan menjalin Memorandum of Understanding (MoU) bersama sejumlah mitra strategis.
Kerja sama tersebut melibatkan Polsek Baamang, BNN Kabupaten, Dewan Adat Dayak (DAD), Revitalisasi Bahasa Dayak Sampit dalam Pelestarian Bahasa Lokal, serta Kepala Puskesmas Baamang 2 sebagai bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Kepala SMP Negeri 3 Sampit, Siti Khadijah, mengatakan bahwa keberhasilan menciptakan pendidikan yang berkualitas tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.
Menurutnya, diperlukan kolaborasi dan komitmen bersama dari berbagai pihak agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan budaya.
“Mewujudkan pendidikan yang berkualitas memerlukan kolaborasi semua pihak. Karena itu kami membangun komitmen bersama dengan berbagai mitra strategis untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah ini,” ujarnya pada saat memberikan laporan kegiatan dihadapan yang hadir, Selasa (4/8/2026).
Ia menegaskan, sinergi tersebut tidak hanya melibatkan orang tua dan wali murid, tetapi juga instansi pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, hingga lembaga adat.
Kehadiran Polsek Baamang, BNN Kabupaten, Puskesmas Baamang 2, serta tim pelestari budaya diharapkan mampu memperkuat pembinaan karakter, kedisiplinan, kesehatan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, sekaligus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada para siswa.
Siti Khadijah menambahkan, pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah secara formal, tetapi juga membutuhkan peran aktif unsur budaya dan adat dalam membentuk karakter generasi muda.
“Kami ingin sekolah menjadi ruang kolaborasi. Tidak hanya pemerintah secara formal, tetapi juga budaya dan adat harus hadir dalam proses pendidikan agar lahir generasi yang berprestasi, berakhlak, dan tetap mencintai jati diri daerahnya,” pungkasnya. (fin/fin)














