GERBANGDESA. COM, Jawa Barat – Tumpukan sampah di ruas Jalan Desa Sindangsari–Cijoholandeuh kian memprihatinkan. Tidak hanya menggunung di pinggir jalan, limbah rumah tangga tersebut kini meluber hingga ke badan jalan dan menutup hampir separuh jalur, sehingga mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
Kondisi ini terlihat pada Minggu (22/3/2026), setelah sebelumnya warga telah mengeluhkan penumpukan sampah di lokasi yang sama. Alih-alih membaik, volume sampah justru bertambah dan menyebar, memaksa kendaraan yang melintas untuk bergantian atau menepi demi menghindari tumpukan tersebut.
Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan itu menjadi tersendat. Pengendara sepeda motor maupun mobil harus memperlambat laju kendaraan dan lebih berhati-hati. Pada beberapa titik, badan jalan yang tertutup sampah meningkatkan risiko terjadinya antrean hingga kecelakaan ringan.
Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, bau menyengat dari sampah juga dikeluhkan warga. Salah seorang pengguna jalan, Dina, mengaku terpaksa menutup kaca mobil saat melintas karena aroma tidak sedap yang menyelimuti area tersebut, sehingga mengurangi kenyamanan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Warga juga menyoroti potensi dampak kesehatan yang ditimbulkan. Tumpukan sampah dikhawatirkan menjadi sarang penyakit serta menarik hewan pembawa penyakit seperti tikus dan lalat. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berisiko memperburuk kesehatan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Masyarakat berharap pemerintah dan dinas terkait segera mengambil langkah cepat, seperti mengerahkan armada pengangkut sampah, menata ulang sistem pengumpulan, serta meningkatkan frekuensi pengangkutan agar permasalahan serupa tidak terus berulang.(*/d)















