SAMPIT, gerbangdesa.com – Menjaga dan melestarikan tradisi memang tidak semudah membalikan sebuah telapak tangan. Salah satunya, ketika momentum pelepasan dan sekaligus perpisahan murid kelas VI. Umumnya, pihak sekolah dan orang tua wali murid memilih tempat di luar sekolah.
Hal itu ternyata tidak berlaku bagi SDN 1 Baamang Tengah. Acara pelepasan dan perpisahan murid kelas VI tahun ajaran 2022/2023, justru tetap menggunakan halaman sekolah setempat. Kegiatan inipun banyak mendapat empati dan respon positif.
“Bukannya kami tidak mampu untuk bayar uang perpisahan, ini kan momennya pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI. Jadi, harus di sekolah itu juga bukan di luar sekolah seperti di gedung-gedung,” ucap salah seorang wali murid saat dibincangi wartawan media siber Gerbang Desa, Senin 12 Juni 2023.
Dia menilai, pelepasan dan perpisahan di halaman sekolah akan membuat para murid yang akan meninggalkan bangku sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, lebih berkesan.
Selain itu, para orang tua juga akan mudah mengawasi dan memantau anak-anaknya dikarenakan kegiatan dipusatkan di sekolah setempat. “Saya bangga karena anak saya lulusan di SDN 1 Baamang Tengah ini,” ujarnya.
Sementara itu, berbagai acara telah disiapkan oleh panitia untuk menyemarakan acara pelepasan dan perpisahan murid kelas VI SDN 1 Baamang Tengah, mulai dari pembukaan, menampilkan berbagai kreatifitas murid seperti, tari-tarian, pencak silat, pantonim, bahkan penyerahan piagam penghargaan kepada murid berprestasi.
“Ada 62 murid kelas VI yang dinyatakan lulus untuk tahun ajaran 2022/2023,” ucap Kepala SDN 1 Baamang Tengah Hasanuddin usai kegiatan.
Dia juga mengaku bangga dikarenakan pelepasan dan perpisahan tetap dipusatkan di halaman sekolah, bukan di luar sekolah.
“Saya lihat begitu semangatnya anak-anak mulai dari kelas satu sampai kelas enam, pada hari ini mereka benar-benar tampil prima,” ujar Hasanuddin.

Senada disampaikan Ketua Komite SDN 1 Baamang Tengah Fitriany Rahmanata. Dia juga merasa senang dan bangga karena kegiatan berjalan sukses dan lancar.
Sementara itu, Kepala Pengawas Disdik Kecamatan Baamang Sukarma menyampaikan bahwa bangunan SDN 1 Baamang Tengah sudah saatnya direhab. Sebab, menurutnya, sekolah lainnya sudah banyak yang direnovasi.
“Kita berdoa bersama-sama semoga di tahun ajaran 2023/2024 gedung SDN 1 Baamang Tengah sudah direhab, karena kondisinya sudah puluhan tahun belum tersentuh pembangunan,” ucapnya dihadapan yang hadir. (fin/fin)















