Koperasi Desa Merah Putih Makarti Jaya, Masa Depan Ekonomi Desa

GERBANGDESA.COM SAMPIT – Pemerintah Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan dipusatkan di balai pertemuan desa setempat, Senin (2/6/2025).

Menariknya, pada saat pembentukan pengurus koperasi desa merah putih jumlah calon yang berminat sebanyak delapan orang. Rata-rata calon dipilih dari warga setempat bahkan sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Dari 8 calon pengurus, kemudian dilakukan pemilihan secara voting. Hasilnya, hanya 5 orang yang terpilih untuk menjadi pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Desa Makarti Jaya.

Kepala Desa Makarti Jaya Suhadi mengatakan, pemilihan pengurus koperasi desa merah putih ini diharapkan akan mendapatkan pengurus yang mampu memberikan kontribusi baik terhadap masyarakat desa terutama dalam bidang perekonomian kerakyatan.

“Kami harapkan dukungan dari masyarakat desa, agar supaya koperasi desa merah putih Makarti Jaya Pulau Hanaut ini bisa berkembang di desa yang kita cintai ini,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Suhadi juga menginginkan warga desa makarti jaya tidak hanya memberikan support agar koperasi desa merah putih ini bisa berkembang, selain itu, lanjutnya, hendaknya juga menjadi anggota koperasi.

“Dukung apapun hasilnya supaya kemajuan di desa kita ini bisa berkembang kedepannya,” harap Kades Suhadi.

Berikut susunan hasil pembentukan pengurus Koperasi Desa Merah Putih Makarti Jaya Pulau Hanaut diantaranya,

  • Ketua Koperasi Pardi
  • Wakil Ketua Bidang Usaha Supriadi
  • Wakil Ketua Bidang Anggota Haryanto
  • Sekretaris Koperasi Nayuwen Setya Putri
  • Bendahara Koperasi Winarti

Dewan Pengawas Koperasi yakni,

  • Ketua Suhadi
  • Anggota Budianto
  • Anggota Bernal Narang
  • Anggota Weni

Sementara itu, Camat Pulau Hanaut H Dedy Purwanto yang diwakilkan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dedy Agung Prasetyo menjelaskan koperasi desa merah putih ini bisa jadi tulang punggung perekonomian masyarakat di desa.

“Kami harapkan pengurus terpilih agar menggali potensi-potensi apa saja yang ada di desa, namun tidak mematikan usaha-usaha di masyarakat yang sudah ada,” sarannya.

Dedy Agung juga menambahkan bahwa jika terdapat nama koperasi desa merah putih yang sama di desa lain di Indonesia, maka nama koperasi tersebut ditambahkan nama kecamatan setempat.

“Solusinya seperti itu, jika ada nama koperasi desa yang sama, cukup ditambahkan nama kecamatan misalnya, koperasi desa merah putih Makarti Jaya Pulau Hanaut,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, kegiatan ini juga dihadiri Bhabinkamtibmas, tiga pendamping desa, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, anggota LPMD, kader PKK, anggota BPD dan perangkat desa. (fin/fin)

Related Post