GERBANGDESA.COM, Garut – Akses penghubung antara Desa Pasirlangu dan Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, yang sempat terputus akibat hujan deras, kini kembali terbuka. Hal ini menyusul pembangunan jembatan darurat melalui kerja bakti yang melibatkan aparat kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu, 11 April 2026, di Jembatan Ciwarunga, Kampung Cirindu, Desa Tanjung Jaya. Jajaran Polres Garut bersama Polsek Pakenjeng, unsur Forkopimcam, serta warga setempat bahu-membahu membangun jembatan sebagai solusi sementara.
Kapolsek Pakenjeng, Muslih Hidayat, menjelaskan bahwa jembatan tersebut dibangun menggunakan material bambu dengan panjang sekitar 14 meter dan lebar 4 meter. Meski bersifat sementara, jembatan ini sudah dapat digunakan oleh pejalan kaki, termasuk pelajar yang beraktivitas setiap hari.
Sebelumnya, Jembatan Ciwarunga mengalami kerusakan parah setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga dan mengganggu aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Dengan rampungnya jembatan darurat, konektivitas antar desa seperti Tanjung Jaya, Tanjung Mulya, dan Pasirlangu kembali pulih. Meski belum bisa dilalui kendaraan roda empat, keberadaan jembatan ini dinilai sangat membantu kelancaran aktivitas warga.
Kegiatan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi kunci percepatan pemulihan serta menjaga keberlangsungan aktivitas warga di Kecamatan Pakenjeng.(*/d)















