Jalan Berlumpur Dikeluhkan Warga, Akses Antar Desa Nyaris Lumpuh

GERBANGDESA.COM, Tenggarong – Kondisi infrastruktur jalan di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara, kembali menuai keluhan warga. Jalan penghubung antar desa di wilayah tersebut dilaporkan rusak parah dan berubah menjadi kubangan lumpur setiap kali hujan turun.

Kerusakan itu berada di Dusun Ketapang dengan panjang sekitar lima kilometer. Jalan tanah tersebut menjadi akses utama masyarakat yang menghubungkan Desa Benua Baru, Sari Nadi hingga Lebaho Ulaq, sehingga hampir setiap hari dilalui warga untuk aktivitas ekonomi maupun mobilitas harian.

Salah seorang warga, Nur Rismawati, mengatakan kondisi jalan yang berlumpur kerap membahayakan pengguna.

“Ini jalan utama masyarakat. Kalau hujan turun, jalannya berubah jadi lumpur dan sangat sulit dilalui,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tak sedikit warga yang terjatuh saat melintas, terutama setelah hujan mengguyur kawasan itu.

Menurutnya, kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan karena menghambat aktivitas warga dan distribusi barang antar desa.

“Sering ada yang jatuh karena licin. Kami berharap jalan ini segera diperbaiki karena ini jalur penting bagi masyarakat,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara, Linda Juniarti, membenarkan kerusakan jalan dari kantor Kecamatan Kota Bangun Darat menuju jalan poros utama sepanjang sekitar 5,8 kilometer.

Ia menyebut pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar pada 2026 untuk pengerasan agregat dan semenisasi.

“Ruas ini menjadi prioritas karena menunjang akses pelayanan pemerintahan dan mobilitas masyarakat,” ujarnya. (*)

Sumber: Kutai Raya

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post