GERBANGDESA.COM, Balikpapan – Menjelang Lebaran 2026, tekanan inflasi di Balikpapan kembali meningkat. Kenaikan harga terutama dipicu kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 0,27 persen.
Sejumlah komoditas yang paling dominan mendorong inflasi antara lain angkutan udara, emas perhiasan, cabai rawit, LPG, serta sayuran seperti kangkung.
Lonjakan harga tiket pesawat terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran. Di saat yang sama, harga emas ikut terkerek mengikuti tren pasar global.
Sementara itu, harga cabai rawit mengalami kenaikan akibat distribusi dari Pulau Jawa dan Sulawesi yang terganggu kondisi cuaca, sedangkan pasokan LPG di beberapa wilayah juga dilaporkan terbatas.
Kondisi serupa bahkan lebih terasa di Penajam Paser Utara. Daerah ini mencatat inflasi lebih tinggi dengan andil 0,68 persen dari kelompok komoditas yang sama.
Ikan layang, cabai rawit, emas perhiasan, daging ayam ras, hingga buncis menjadi penyumbang utama kenaikan harga.
Cuaca buruk yang membuat nelayan enggan melaut turut memicu melonjaknya harga ikan di pasar.
Kepala Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengingatkan tekanan inflasi masih berpotensi berlanjut hingga setelah Lebaran.
“Risiko pasokan masih tinggi, terutama untuk sayur-mayur dan hasil laut. Ini yang harus kita jaga agar tekanan harga tidak berlanjut,” ujarnya.
Menurutnya, puncak musim hujan dan gelombang laut tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi distribusi bahan pangan.
Kondisi ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, sehingga potensi lonjakan harga masih perlu diantisipasi.
Untuk menahan laju inflasi, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari operasi pasar, pasar murah, pemantauan harga, hingga penguatan peran BUMD pangan dan kerja sama pasokan antar daerah.
Di tengah tekanan harga tersebut, masyarakat juga diimbau berbelanja secara bijak agar stabilitas harga tetap terjaga. (*)
Sumber: Ekspos Kaltim















