Desa Makarti Jaya Susun RKPDes 2026, Pembangunan Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas

GERBANGDESA.COM SAMPIT – Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka membahas dan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, telah menyepakati bersama bahwa pembangunan fokus pada infrastruktur jalan dan jembatan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Makarti Jaya Budiyanto mengatakan, setelah melakukan musyawarah desa hasilnya usulan yang disampaikan kebanyakan mengarah pada pembangunan jalan dan boks jembatan.

“Usulan yang disampaikan oleh masing-masing perwakilan baik dari RT/RW, kader PKK, LPMD, maupun tokoh masyarakat, rata-rata untuk pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan boks,” ucapnya usai kegiatan Musdes di Balai Desa Makarti Jaya, Kamis 19 Juni 2025.

Menurutnya, infrastruktur jalan dan jembatan boks di wilayah Desa Makarti Jaya dibangun secara bertahap menyesuaikan anggaran yang tersedia terutama melalui dana desa.

“Usulan yang kami tampung ini akan kami bawa lagi pada Musrenbang desa untuk menentukan usulan mana yang dianggap skala prioritas,” ujar Budi.

Sementara itu, Kepala Desa Makarti Jaya Suhadi menyampaikan bahwa Musdes dalam rangka membahas dan menyusun RKPDes merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun.

“Rata-rata aspirasi yang masuk pada saat Musdes hari ini, fokus pada pembangunan jalan dan jembatan boks,” kata Suhadi.

Ia menyebutkan, pembangunan jalan dan jembatan boks seperti di lingkungan RW 3 terutama pada persimpangan jalan kondisinya perlu perbaikan, termasuk boks jembatan itu sudah mulai rusak.

“Yang jelas, aspirasi ini tetap akan kami tampung dan nantinya akan kami pilih, mana yang bisa didanai melalui dana desa, pihak ketiga, APBD dan APBN,” ujarnya kepada wartawan media Siber gerbang desa usai kegiatan.

Suhadi mengharapkan, penyusunan RKPDes tahun anggaran 2026 bisa terserap dengan baik sesuai usulan-usulan yang telah masuk melalui musyawarah desa.

“Harapannya, desa yang kita cintai ini pembangunan bisa merasa dan bisa dinikmati oleh masyarakat desa kedepannya,” harapnya.

Camat Pulau Hanaut yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kesos PMD) Dedy Agung Prasetyo menegaskan, kegiatan ini sebagai salah satu landasan untuk pembangunan desa.

“Usulan itu benar-benar untuk masyarakat dan dinikmati masyarakat terutama masyarakat desa makarti jaya,” ujarnya saat pembukaan Musdes tentang penyusunan RKPDes tahun anggaran 2026.

Dedy juga mengingatkan bahwa setidaknya usulan yang disampaikan diutamakan kebutuhan dasar misalnya, infrastruktur jalan, listrik, air bersih, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Semua usulan akan dipilih lagi sebelum dibahas kembali melalui Musrenbangdes yang akan diselenggarakan sekitar September mendatang,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis mengenai penggunaan dana desa selanjutnya, sehingga untuk sementara ini masih menggunakan juknis tahun sebelumnya.

“Kami masih menunggu juknis dari pemerintah pusat, apakah BLT desa masih tetap dianggarkan untuk 2026 atau dihapus,” pungkasnya. (fin/fin)

Related Post