Camat Pulau Hanaut Usulkan Rp900 Juta, Soroti Mobil Dinas Tua

GERBANGDESA.COM, Sampit – Camat Pulau Hanaut, Dedy Purwanto, mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp900 juta dalam rapat mitra kerja Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kamis (23/10/2025). Usulan itu disampaikan dalam rangka pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Dalam forum resmi tersebut, Dedy yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Camat Seluruh Indonesia (Forcasi) Kabupaten Kotim, memaparkan sejumlah kebutuhan mendesak di wilayahnya.

Ia menegaskan, tambahan anggaran tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan operasional pemerintahan kecamatan.

“Usulan pertama adalah pengadaan mobil dinas. Mobil kami di Pulau Hanaut ini sudah sangat tua, peninggalan lama, dan sering rusak. Kami sudah berulang kali memperbaiki, tapi kondisinya makin berat,” ujar Dedy di hadapan anggota dewan.

Selain kendaraan dinas, Dedy juga menyoroti kondisi rumah dinas dan aula kecamatan yang sudah tidak layak. Beberapa fasilitas bahkan rusak akibat pasang air sungai yang kerap menggenangi wilayah Pulau Hanaut.

“Lantai aula kecamatan sering dimasuki air saat pasang besar. Kami berharap ada renovasi rumah dinas dan aula supaya kegiatan pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Tak hanya itu, mantan Camat Teluk Sampit ini juga meminta agar dana operasional kecamatan ditambah, mengingat luasnya wilayah kerja Kecamatan Pulau Hanaut yang membawahi 14 desa dengan jarak tempuh yang jauh antarwilayah.

Menurutnya, seluruh kebutuhan tersebut jika dijumlahkan mencapai sekitar Rp900 juta, angka yang dianggap realistis untuk memperbaiki sarana dan prasarana pelayanan publik di kecamatan terpencil tersebut.

“Pulau Hanaut ini wilayah perairan. Tantangan kami berbeda dengan kecamatan daratan. Kalau fasilitas dasar saja tidak memadai, pelayanan kepada masyarakat tentu terhambat,” tegasnya.

Rapat mitra kerja tersebut menjadi ruang bagi para camat menyampaikan langsung kebutuhan lapangan kepada legislatif. Komisi I DPRD Kotim menyatakan akan menelaah setiap usulan sebelum dibahas lebih lanjut dalam rancangan APBD 2026. (fin/nrh)

Related Post