BALI, gerbangdesa.com – Indonesia adalah negara kepulauan. Indonesia juga disebut negara maritim karena luas lautannya lebih besar dari luas daratannya. Tak heran jika sebagian masyarakat memanfaatkan laut sebagai sumber mata pencaharian, bahkan sebagai tempat tinggal, seperti suku Bajo, suku laut, dll.
Pada umumnya masyarakat yang hidup di tepi laut memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia untuk mempertahankan hidupnya, terutama dalam kegiatan ekonomi.
Kegiatan ekonomi adalah kegiatan manusia yang memproduksi, memasarkan, dan menggunakan barang atau jasa. Kegiatan ekonomi masyarakat pesisir tentunya berbeda dengan kegiatan ekonomi masyarakat lokal lainnya.
Menangkap ikan
Ini adalah kegiatan ekonomi yang biasanya dimiliki oleh masyarakat pesisir. Sebagian besar dari mereka bekerja sebagai nelayan di perairan pedalaman. Berbeda dengan nelayan pesisir, nelayan pedalaman adalah nelayan yang menangkap ikan di perairan pedalaman dari garis pantai utara. Hasil tangkapan nelayan di perairan pedalaman lebih beragam dibandingkan di pesisir. Hasil panen tersebut kemudian dibawa dan dijual kepada masyarakat setempat.
Budidaya kerang
Kegiatan ekonomi daerah pesisir adalah budidaya hasil laut. Biota laut seperti rumput laut, ikan dan mutiara sering dijual masyarakat pesisir. Alga dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, misalnya pada jeli atau lainnya. Meskipun mutiara banyak dibudidayakan dan diolah sebagai oleh-oleh wisata. Tambahan makanan laut lainnya adalah terasi. Ini adalah bahan dalam makanan yang terbuat dari udang anggur. Umumnya masyarakat laut mengolah udang menjadi terasi.
Pariwisata
dalam wujudnya juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar saat membuka usaha pariwisata. Misalnya menjual jasa persewaan kapal, menyewakan akomodasi dan membuka toko souvenir khusus kawasan bahari. Selain itu, masyarakat sekitar biasanya membuka usaha kuliner yang menjual makanan lokal.
Pusat Perdagangan
juga bisa dijadikan sebagai pusat perbelanjaan bagi masyarakat yang berada di dekat laut, seperti masyarakat Kupang yang berdagang dengan perahu. Selain itu, laut juga dijadikan sebagai pusat distribusi barang-barang yang berasal dari luar daerah. Misalnya operasi bongkar muat yang dilakukan masyarakat Tanjung Priok.
(*/ary)
dilansir dari: kompas.com















