Pertumbuhan Ekonomi Menjelang Pemilu 2024

JAKARTA, gerbangdesa.com – Pemilihan umum (Pemilu)  Indonesia akan digelar pada 14 Februari 2024. Menurut analisis, pertumbuhan cenderung melambat pada dua kuartal menjelang peristiwa politik. Bisnis berhati-hati menjelang siklus pemungutan suara.

 Radhika Rao, Ekonomi Senior  Bank DBS, mengatakan analisis tersebut didasarkan pada empat siklus pemilu terakhir tahun 2004, 2009, 2014, dan 2019. Tren produk domestik bruto (PDB) riil menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Pengusaha umumnya berhati-hati. Setelah itu, pertumbuhan ekonomi stabil sebelum menguat.

 “Mengingat adanya perubahan  agenda ekonomi dan regulasi. Tindakan akan dilanjutkan saat hasil tidak resmi diumumkan,” jelasnya, Rabu (17/5).

  Yang menarik, lanjutnya, dalam empat pemilu terakhir, konsumsi rumah tangga  meningkat menjadi empat kali menjelang pemilu. Setelah itu, konsumsi cenderung stabil  sedikit menurun.

 “Konsumsi domestik mewakili lebih dari setengah PDB,” katanya.

 Sementara itu, jika dilihat dari empat periode sebelumnya, inflasi menunjukkan penurunan menjelang pemilu. Inflasi kemudian stabil hingga meningkat pada kuartal pasca pemilu

 Respons kebijakan moneter pada periode tersebut didorong oleh pengendalian inflasi, pergerakan mata uang, dan realisasi pertumbuhan ekonomi. “Dari sisi mata uang,  rupiah akan terapresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (USD) jelang pemilu,” katanya.

 Dalam konteks lain, Senior Portfolio Manager Equity PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Samuel Kesume melihat perkembangan pendapatan emiten terus positif di paruh pertama 2023.

  “Hal ini didukung oleh membaiknya kegiatan ekonomi,” ujarnya.

 “Tanda-tanda pertama menunjukkan konsumsi akan cukup positif sore ini. Menurut survei retail, Ema akan tumbuh 7% di bulan April, 1% per tahun. “Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan menjadi katalis  pertumbuhan pendapatan emiten tahun ini,” lanjutnya di Jakarta kemarin.

 Dengan latar belakang volatilitas global, strategi portofolio difokuskan pada sektor-sektor yang mendapat manfaat dari pemulihan ekonomi domestik, potensi pertumbuhan struktural jangka panjang, dan periode bunga puncak.

(*/ary)

dilansir dari: jawapos.com

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post