JATIM, gerbangdesa.com – Elektabilitas capres (kandidat) Prabowo Subianto tercatat tertinggi di Jawa Timur, mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Hal itu berdasarkan survei tiruan terhadap tiga calon presiden pada pemilu 2024 yang dilakukan oleh Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI). “Simulasi Prabowo terhadap tiga capres dengan elektabilitas tertinggi di Jatim mengungguli Ganjar dan Anie,” kata Direktur ARCI Baihaki Sirájt di Surabaya, Rabu (5/10).
Dalam simulasi dengan tiga calon, elektabilitas Prabowo di Jawa Timur sebesar 29,7 persen. Di bawahnya adalah Ganjar Pranowo dengan 28,5 persen, lalu Anies Baswedan dengan 15,2 persen. “Namun, 23,3 persen dari mereka yang disurvei tidak memberikan tanggapan,” katanya. Baihaki menyebut elektabilitas Prabowo paling tinggi di antara dua nama lainnya karena suaranya terbagi rata di beberapa dapil.
Prabowo adalah kandidat paling populer di Nahdliik Jawa Timur dengan 31,06 persen, unggul tipis dari Ganjar dengan 30,01 persen dan Anies Baswedan dengan 18,4 persen. 20,5 persen responden Nahdliyin belum menentukan pilihan. “Jadi banyak di kalangan Nahdli Prabowo yang akan mencoblos,” ujarnya.
Dalam jajak pendapat calon presiden yang menarik, Prabowo masih unggul dengan 17,7%, disusul Ganjar Pranowo dengan 17,3% dan Anies Baswedan dengan 11,9%. Kemudian Mahfud MD 9,7 persen. Namun 43,3 persen responden belum memilih. Jika disimulasikan dengan tokoh Jawa Timur yakni Mahfud MD dan Khofifah Indar Parawansa pada Pilpres 2024 dengan tiga atau empat calon, Prabowo masih menonjol di Jawa Timur.
Karena lebih unggul dari Nahdliik, elektabilitas Prabowo disebut melampaui Ganjar, yang baru saja resmi dilantik oleh PDI Perjuangan (PDIP). “Meski PDIP menominasikan Ganjar, namun elektabilitas Prabowo di Jawa Timur masih banyak. Faktor utamanya cukup banyak nahdlik yang memilih Prabowo,” ujarnya. Survei ARCI dilakukan sejak 25 April hingga 4 Mei 2023, dengan total 1.249 responden yang tersebar secara proporsional di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Penelitian ini menggunakan multistage random sampling dengan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Sementara itu, Direktur Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani mengungkapkan dukungan kelompok pemilih kritis terhadap calon presiden 2024 Ganjar Pranow dan Prabowo Subianto berimbang. Hal itu didapat dari survei telepon yang dilakukan SMRC pada 2-5 Mei 2023.
Pemilihan sampel menggunakan metode pemilihan acak (RDD). Sebanyak 925 responden dipilih selama pembuatan nomor telepon acak, validasi dan penyaringan. Margin kesalahan jajak pendapat diperkirakan sekitar 3,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi sampel acak sederhana. “Dalam simulasi dua nama, Ganjar mendapat 42,2 persen dan Prabowo Subianto mendapat 41,9 persen,” kata Deni. (*/ary)
dilansir dari: CNN Indonesia















