SULUT, gerbangdesa.com – Usai meninjau langsung lokasi hutan mangrove di Desa Palaes, Kecamatan Sirikupang, Provinsi Sulawesi Utara.
Desa Palaes layak mendapatkan bantuan melalui program CSR PT. PLN Suluttenggo akan menunjukkan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam Program Penekanan Pengembangan UMKM di Desa Palaes.
Bantuan PT PLN Suluttenggo yang akan datang kepada desa wisata itu bertujuan untuk membantu masyarakat nelayan desa Palaes dan pelaku UMKM di desa Palaes berupa komoditas senilai total Rp497 juta.
Melihat potensi wisata mangrove desa yang sangat bagus, PT PLN Suluttenggo akan memberikan bantuan untuk pengembangan UMKM berupa dua buah kapal listrik dan sarana penunjang seperti infrastruktur untuk menunjang kebutuhannya.
Begitu juga dengan potensi wisata bahari, dan PLN telah menjadikan desa Palaes sebagai desa wisata yang berkualitas.
Sebagai perusahaan yang juga ikut memberikan bantuan CSR, Senior Manager Wijaya Gautama mengaku sangat terkesan bahwa kami dapat membantu mengembangkan banyak potensi wisata desa ini, sehingga PT PLN Suluttenggo akan memberikan beberapa bantuan melalui proyek-proyek yang tepat.
“Kami memang memiliki beberapa kerja sama dengan instansi lain untuk memberdayakan masyarakat sekitar sehingga pengembangan UMKM menjadi salah satu programnya,” kata Wijaya Gautama, dilansir melalui gawai.co, Jumat 5 Mei 2023.
“Rencananya kami akan memberikan bantuan dua perahu listrik agar target bisa efektif. Saya kaget melihat potensi wisata di sini, apalagi berdasarkan informasi faunanya banyak seperti kepiting kenari, dugong, tarsius, kalong, Ke depan banyak yang bisa kita bantu kembangkan, terutama fokus pada UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, warga Desa Palaes Grace Morong menyampaikan rasa terima kasihnya karena desa Palaes ini akan mendapatkan bantuan berupa dua perahu listrik dan membantu pengembangan UMKM di desa tersebut.
“Bantuan dua kapal listrik dan pengembangan UMKM desa senilai Rp497 juta dari PT PLN Suluttenggo justru akan membantu akses laut nelayan, UMKM dan wisata mangrove ke beberapa pulau kabupaten Likupang Barat lainnya seperti wisata Pulau Paniki,” pungkasnya. (*/ary)















