SAMPIT, gerbangdesa.com – Sekitar 500 orang warga Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar demo damai. Tujuannya menagih plasma 20 persen kepada PT Mustika Sembuluh 3 yang belum direalisasikan walaupun sudah melalui mediasi di tingkat kabupaten.
“Kami tetap menuntut perusahaan mustika sembuluh 3 agar secepatnya merealisasikan plasma 20 persen sesuai dengan luasan kebun inti,” ucap salah seorang perwakilan warga desa ketika melakukan orasi di lapangan, Senin 11 April 2023.
Sebelum melakukan aksi demo damai, warga desa sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada Polres Kotim. Hal itu sebagai bentuk janji mereka tetap mendemo PT Mustika Sembuluh 3 karena ketika mediasi di tingkat kabupaten tidak membuahkan hasil memuaskan.
Nampak hadir pada saat demo damai diantaranya, perwakilan PT Mustika Sembuluh 3 seperti Manager Humas Rahmad Saleh G, Manager Plasma Pupung Pamungkas, Manager SSL Roby Alyansyah. Selain itu, hadir juga Camat Telawang, Kapolres Kotim, Kabag Ops, Kasat Sabara, Kasat Intel, Kapolsek dan Danpos Ramil.
Berdasarkan tanam tumbuh yang dianggap masuk wilayah Desa Tanah Putih, lanjut Hendra, terdapat kurang lebih 4000 hektar. Hal ini jika dikalkulasikan melalui persentase sekitar 20 persen, maka ada kurang lebih 800 hektar yang semestinya dibayarkan oleh PT Mustika Sembuluh 3.
“Pada saat mediasi, perusahaan pernah menawarkan kepada kami, mereka berani memberikan hanya 400 hektar dari luasan kebun inti. Jadi, kami tegaskan kembali hal itu kami tolak kecuali 800 hektar kemungkinan akan kami terima,” tegas Hendra.
Hingga berita ini ditayangkan, keputusan akan kesepakatan kapan pembayaran plasma 20 persen kepada warga Desa Tanah Putih dilakukan, belum menemukan titik terang. (2d/fin)















