![]() |
| Mendes PDTT masih perjuangkan program satu perawat satu desa. |
Gerbang Desa – Kabar gembira bagi desa yang tersebar di Indonesia, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat ini masih memperjuangkan agar tiap desa terdapat satu perawat.
Program satu desa satu perawat ini tujuannya untuk memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kesehatan bagi warga desa. Sebab, selama ini keberadaan perawat yang bertugas diperdesaan sangatlah minim dan kebanyakan memilih tugas diperkotaan.
Dalam hal ini, Mendes PDTT telah bertekad memperjuangkan bahkan memberikan sinyal bahwa dana desa akan dimanfaatkan untuk memfasilitasi rekrutmen dan kebutuhan perawat desa.
“Saya bertekad, sejak hari ini akan mempromosikan perawat desa. Kalau perlu nanti akan saya masukan di dalam prioritas penggunaan dana desa, agar desa-desa bisa memberikan fasilitas untuk kepentingan perawat desa,” kata dia.
Agar upaya tersebut bisa terwujud, ada beberapa langkah yang bakal ditempuh Mendes PDTT misalnya,
- Program satu desa satu perawat menjadi salah satu prioritas program dan kegiatan dalam pemanfaatan dana desa.
- Melakukan koordinasi dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk berbagi data terkait yang dibutuhkan.
- Melakukan koordinasi dengan Menteri Kesehatan agar perawat desa bisa masuk dalam program Kementerian Kesehatan melalui RPJP tahun anggaran 2025 sampai 2045 mendatang.
Perlu menjadi catatan, pemerintah hendaknya tetap konsisten untuk mengawal program satu perawat satu desa ini hingga ke daerah. Realitanya, jumlah perawat tidak sebanding dengan jumlah desa yang ada di tingkat kabupaten.
Disisi lainnya, pengabdian perawat juga kurang dihargai bahkan dari segi insentif yang diterima terkadang sangat kurang karena disamakan dengan insentif perawat yang ada diperkotaan.
Jadi, jangan salahkan ketika perawat sudah bertugas diperdesaan dengan kondisi infrastruktur yang kurang memadai dan fasilitas serba terbatas, pada gilirannya memaksakan diri untuk meminta rekomendasi pindah tugas ke perkotaan dengan insentif yang sama. (gd-min)
















