Anak Ditilang, Kasatlantas Palangka Raya Diduga Diserang Perwira Polisi hingga Jari Patah

GERBANGDESA.COM, Palangkaraya – Penertiban balap liar di Kota Palangka Raya berujung insiden internal kepolisian.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, mengalami cedera pada tangan hingga salah satu jarinya dilaporkan patah setelah diduga diserang seorang perwira polisi.

Peristiwa tersebut terjadi setelah petugas menindak pelanggaran lalu lintas dalam operasi balap liar, Selasa (18/8/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, salah satu pelanggar yang ditindak diduga merupakan anak dari perwira polisi yang bertugas di Polsek Pahandut.

Ketidakpuasan terhadap penindakan tersebut kemudian diduga memicu perselisihan yang berujung pada insiden terhadap Kompol Hermanto.

Saat dikonfirmasi, Hermanto membenarkan kejadian tersebut, namun menyerahkan proses penanganannya kepada institusi yang berwenang.

“Biar Kabid Humas yang menjawabnya. Sekarang kasusnya untuk profesi ditangani Polda, untuk pidananya ditangani Polres,” kata Hermanto, Jumat (21/8/2026).

Ia menambahkan, kondisi kesehatannya kini berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan medis. “Sekarang sudah dalam pemulihan,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Buddi Rachmat, membenarkan adanya insiden yang melibatkan seorang perwira dengan Kasatlantas Polresta Palangka Raya.

Menurutnya, kejadian tersebut dipicu kesalahpahaman dan kini tengah ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalteng. “Hanya kesalahpahaman saja,” kata Buddi.

Perwira yang diduga terlibat juga sedang menjalani pemeriksaan.

Buddi menegaskan, aturan lalu lintas harus berlaku tanpa pandang bulu, termasuk terhadap anggota Polri maupun keluarganya.

Ia juga menyebut aksi balap liar pada malam hari di Palangka Raya telah menjadi perhatian serius pimpinan kepolisian.

“Balapan liar di malam hari di Palangka Raya sangat meresahkan dan menjadi atensi Kapolda Kalteng,” tegasnya.

Sementara itu, identitas perwira yang diperiksa belum disampaikan kepada publik dan informasi mengenai dugaan penggunaan senjata tajam masih menunggu keterangan resmi. (hmn/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post