GERBANGDESA.COM, Sampit – Proyek peningkatan ruas Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Sampit-Samuda resmi dimulai. Pemasangan papan proyek dan masuknya alat berat ke lokasi menjadi penanda dimulainya pengerjaan yang telah lama dinantikan masyarakat, khususnya warga di wilayah Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Teluk Sampit.
Wakil rakyat Dapil III Kotawaringin Timur, Eddy Mashamy, menyebut realisasi proyek tersebut sebagai buah sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan para legislator.
Eddy mengatakan, kondisi Jalan HM Arsyad selama ini menjadi keluhan masyarakat karena banyak mengalami kerusakan yang menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi.
Menurutnya, ruas tersebut merupakan jalur strategis yang menjadi urat nadi perekonomian bagi masyarakat di wilayah selatan Kotim.
“Alhamdulillah, pekerjaan sudah mulai. Kondisi jalan ini memang sudah sangat memprihatinkan. Jika akses ini kembali baik, tentu akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya kepada wartawan media siber gerbang desa di gedung DPRD Kotim, Senin (27/7/2026).
Proyek yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu memiliki nilai kontrak Rp9,72 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026, dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Mantan Camat Pulau Hanaut itu menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalteng atas terealisasinya pembangunan tersebut.
Legislator PAN itu juga memberikan penghargaan kepada Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, yang dinilai turut mengawal aspirasi masyarakat hingga masuk dalam program pembangunan provinsi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kalteng, khususnya kepada saudara Abdul Hafid yang telah mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi. Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara DPRD kabupaten dan DPRD provinsi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Eddy yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotim itu.
Eddy mengajak seluruh masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai spesifikasi, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang.
“Pembangunan ini menggunakan anggaran dari rakyat, sehingga harus kita kawal bersama agar kualitasnya benar-benar baik. Saya juga akan terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan demi memastikan hasilnya sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya. (fin/fin)















